KENDARI l, Mediakendari.com – Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., menggelar silaturahmi bersama tokoh adat dan tokoh masyarakat Sulawesi Tenggara di Claro Hotel Kendari, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program Quick Wins Kapolri “Polisi Bersama Masyarakat” serta Commander Wish Kapolda Sultra “Jaga Bumi Anoa” untuk memperkuat komunikasi, menyerap aspirasi, dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolda Sultra hadir didampingi Wakapolda Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K., dan para pejabat utama Polda Sultra. Pertemuan tersebut turut dihadiri Ketua Kerukunan Masyarakat Adat Tolaki Lukman Abunawas, Bupati Muna Barat sekaligus Ketua Kerukunan Masyarakat Muna La Ode Darwin, Ketua Kerukunan Masyarakat Moronene Siti Salehah, serta Sekretaris Kerukunan Masyarakat Buton-Baubau Kamaluddin Samani.
Dalam sambutannya, Lukman Abunawas menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pertemuan tersebut yang dinilai telah dinantikan oleh para tokoh masyarakat. Ia mengajak seluruh tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan unsur pemerintah untuk terus berjalan seiring dalam mendukung program Polda Sultra demi menjaga situasi daerah tetap aman dan kondusif.
Sementara itu, La Ode Darwin menyampaikan bahwa Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna yang terbentuk pada awal tahun 2026 kini telah hadir di 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara. Ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi perkembangan era digital serta berharap pertemuan semacam ini dapat diagendakan secara berkelanjutan agar komunikasi dan penyampaian masukan kepada kepolisian terus terjalin.
Dukungan serupa disampaikan Siti Salehah dan Kamaluddin Samani. Keduanya menyambut baik upaya Polri membangun kedekatan dengan masyarakat serta berharap silaturahmi tersebut tidak berhenti pada satu pertemuan, melainkan menjadi ruang komunikasi yang terus memperkuat persahabatan dan kerja sama dalam menjaga kamtibmas di Sulawesi Tenggara.
Kapolda Sultra menegaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan wujud nyata semangat “Polisi Bersama Masyarakat”. Ia menyebut situasi kamtibmas di Sulawesi Tenggara saat ini menunjukkan perkembangan yang baik, namun seluruh pihak tetap perlu menjaga komunikasi dan kewaspadaan terhadap berbagai tantangan, termasuk penyalahgunaan ruang digital.
Menurutnya, teknologi merupakan bagian dari kehidupan modern yang harus dimanfaatkan secara bijaksana agar tidak menjadi sarana penyebaran informasi negatif maupun provokasi.
Kapolda juga menyampaikan bahwa Polda Sultra telah menyiapkan ruang atau Pojok Aspirasi sebagai wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat dan masukan.
Selain itu, ia menegaskan bahwa peredaran narkoba masih menjadi salah satu perhatian kepolisian yang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Melalui semangat “Jaga Bumi Anoa”, upaya menjaga masyarakat, wilayah, lingkungan, persatuan, dan kepercayaan diharapkan menjadi tanggung jawab bersama.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi berbagi pendapat atau sharing session antara Kapolda, jajaran Polda Sultra, dan para tokoh yang hadir. Dialog tersebut menjadi kesempatan untuk menyampaikan aspirasi, bertukar pandangan, serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mewujudkan Sulawesi Tenggara yang aman, damai, dan harmonis.
Laporan : Tim Redaksi.
