HEADLINE NEWSNASIONALNEWS

PLN Suplai Listrik 412 Juta VA Untuk Smelter PT Ceria

1088
×

PLN Suplai Listrik 412 Juta VA Untuk Smelter PT Ceria

Sebarkan artikel ini
Penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) di Ruang Rapat Paiton, Kantor Pusat PT PLN (Persero) oleh General Manager PT PLN (Persero) UIW Sulselrabar, Ismail Deu dengan Direktur Utama PT CNI Derian Sakmiwata, Selasa (1/10/2019).

Berlokasi di Gardu Induk Malili dan Lasusua, pengoperasian ini berhasil mengoptimalkan sistem kelistrikan wilayah Sulawesi bagian selatan. Tidak hanya itu, ini juga meningkatkan keandalan dan efisiensi sistem kelistrikan Sulawesi Tenggara.

Dengan system pengoprerasian ini, surplus daya sebesar 400 Mega Watt (MW) di Sulawesi Selatan, dapat terpasok ke Sistem Sulawesi Tenggara.

Interkoneksi ini merupakan penyelesaian pembangunan yang meliputi 1.265 menara jaringan transmisi dan enam gardu induk. Semua fasilitas itu membentang dari Wotu, Malili, Lasusua, Kolaka, Unaaha hingga Kendari.

“Dalam waktu singkat, pengoperasian tegangan akan dilanjutkan terhadap jalur kedua. Kami berharap dukungan dari seluruh pihak terkait dapat berlanjut guna meningkatkan keandalan interkoneksi ini,” terang Huda.

Sementara itu, Direktur Utama PT Ceria Nugraha Indotama, Derian Sakmiwata, mengatakan, dirinya mengapresiasi langkah PLN yang mendukung dan menjamin pasokan listrik smelter PT Ceria.

BACA JUGA :

“Kami sangat mengapresiasi dukungan PT PLN yang siap mensuplay listrik dengan daya besar untuk mendukung industri smelter kami,” jelasnya.

Selain dukungan PT PLN, Derian juga berharap smelter PT Ceria mendapat dukungan penuh dari semua pihak, utamanya pemerintah, baik di daerah maupun ditingkat pusat.

“Kami berkeyakinan, industri smelter kami akan cepat beroperasi sesuai jadwal yang direncanakan jika didukung ketersediaan pasokan listrik yang memadai,” tandasnya.

Smelter PT Ceria kata Derian, akan mengadopsi teknologi Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) dimana total kapasitas smelter yang direncanakan sebesar 4×72 Megavolt Ampere (MVA). Derian berharap, kedepannya PLN lebih maju lagi dalam mengembangkan jaringan listrik di tanah air.

“Kami juga berharap PLN dapat menambah wawasan terhadap situasi kelistrikan untuk industri nikel, misal melalui seminar seperti Asian Nickel Conference. Kami sangat senang dan berterimakasih terhadap PLN atas dukungan dan respon yang sangat baik terhadap kami,” pungkas Derian Sakmiwata.

You cannot copy content of this page