oleh

Ratusan Dos Miras Dipasok ke Wakatobi, Wartawan Dilarang Liput

WANGIWANGI – 3.600 Botol Minuman Keras (Miras) golongan C bermerek Bir Bintang yang berasal dari Kota Baubau dan dimuat melalui Kapal Fery ke Wangiwangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang akan dipasok ke beberapa Tampat Hiburan Malam (THM) memiki kejanggalan pada saat pembongkaran dan pemuatan dari pelabuhan Wangiwangi.

Pantauan Mediakendari.com Minggu (21/1) Dinihari pukul 00:16:10 Wita di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Wanci, Kecamatan Wangiwangi, Kabupaten Wakatobi, tepatnya di Tempat Hiburan Malam (THM) Karaoke Zona X terjadi pembongkaran tiga ratus karton Bir Putih yang dimuat menggunakan Dam Truk berwarna kuning.

Ratusan botol miras bermerek Bir Bintang itu terkesan disembunyikan serta ditutupi dengan puluhan karton makanan ringan dan minuman mineral agar tidak terlihat. Pembongkaran itu juga diduga sengaja dilakukan tengah malam untuk menjauhi sorotan masyarakat setempat.

Pemilik THM, La Udu saat dikonfirmasi oleh sejumlah awak media, ia tidak bersedia memberikan informasi serta mengeluarkan stetement bahwa wartawan tidak berhak menanyakan kejelasan miras miliknya itu.

“Ini bukan urusan kalian. Ini urusan Polisi. Kalian tidak bisa lihat surat-suratnya,” singkat La Udu, Minggu (20/1) di depan THM miliknya.

Terlihat seorang polisi sedang melakukan penggeledahan muatan mobil truk. Terlihat pula pada bagian belakang mobil memuat dos air mineral kemasan dan berbagai jenis produk lain yang menutupi ratusan dos miras yang dimuat. (Foto: Sahwan)

Di tempat yang sama pada saat pembongkaran, terdapat beberapa Satuan Anggota Sabhara Polres Wakatobi yang hendak memeriksa minum tersebut. Beberapa wartawan yang meminta tanggapan soal penggeledahan miras itu, juga tidak memberikan informasi dan bahkan melarang untuk melakukan pengambilan gambar.

“Kenapa foto, ada izinnya, nanti tanya sama pimpinan. Saya tidak bisa komentar. Minuman ini ada ijinya,” katanya.

Di tempat yang sama juga terjadi aksi kekerasan yang dilakukan Sopir Truk kepada Crew Mediakendari.com pada saat pengambilan gambar.

“Kamu tidak punya hak ambil gambar saya,” kata sopir yang akrab disapa Daeng itu, sembari membenturkan kepalanya di bibir awak Mediakendari.com hingga luka.

Terkait adanya kekerasan dalam malaksanakan peliputan ini beberapa Wartawan Media Online yang bertugas di Kabupaten Wakatobi akan berkordinasi ke Polres Wakatobi serta akan melakukan penelusuran terkait temuan ribuan botol miras yang diduga masuk ke Kabupatan Wakatobi secara tertutup untuk menghindari potongan pajak daerah tentang transaksi barang industri yang masuk secara bebas itu.

Reporter: Sahwan
Editor: Kardin

Terkini