Reporter : Erlin
Editor : Wiwid Abid Abadi
TINANGGEA – Mioko (30 tahun), sorang pemuda yang mengalami keterbelakangan mental, dan juga tunawicara (bisu) di Kelurahan Ngapaaha, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) dibacok pada bagian leher oleh Rafiun. Oleh warga sekitar, Rafiun dikenal sebagai pemuda yang mengalami ganguan jiwa, alias orang gila.
Peristiwa nahas itu terjadi di lapangan sepak bola di Kelurahan Ngapaha, pada Selasa (6/8/2019). Beruntung, Miako selamat dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Kabupaten Konsel.
Lurah Ngapaaha, Agusalim Liasambu menjelaskan, kejadian itu bermula pada pukul 16.00 WITA. Saat itu, korban sedang menonton anggota Paskibaraka berlatih. Lalu, tak lama berselang, korban bertemu pelaku, yang saat itu sedang membawa parang.
BACA JUGA :
- PT LAW Jadi Contoh Buruk Pemberdayaan, Cegah Konflik Antar Pengusaha Lokal
- Ampuh Sultra Harapkan Pemilik IUP Tak Salah Gunakan Kepmen ESDM 365 untuk Monopoli Jasa Pertambangan
- BULOG Cetak Rekor Sejarah, Pengadaan Beras Tembus 4 Juta Ton
- KSPM FEB UHO Gelar Webinar Nasional, Membongkar Mitos ‘Cepat Kaya’ dan Keamanan Berinvestasi di Pasar Modal Indonesia
- GERAK Sultra Bongkar Rp 9 T, Gubernur LIRA Lanjut Desak KPK Usut Dugaan Pencucian Uang Gubernur ASR
- Bobrok PT TMS Terus Terbongkar! Jual 14,4 Juta Ton Nikel di Kawasan Hutan, GERAK Sultra, Temuan BPK RI : Kerugian Negara Rp 9 T, Denda Rp 2,09 T Nunggak Rp 1,5 T
Tiba – tiba, parang yang dibawa pelaku langsung diayunkan pada bagian leher korban. Akibatnya, korban mengalami luka robek yang cukup dalam pada bagian leher. “Korban lalu dilarikan kerumah sakit oleh warga sekitar. Korban selamat,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolsek Tinanggea, IPTU Muchsin, mengatakan bahwa pelaku yang diketahui mengalami gangguan jiwa telah diamankan di Mapolsek Tinanggea untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan.
“Pelaku sudah kami amankan di Mapolsek. Untuk mengantisipasi jangan sampai ada kejadian yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (A)
