Reporter : Erlin
Editor : Wiwid Abid Abadi
TINANGGEA – Mioko (30 tahun), sorang pemuda yang mengalami keterbelakangan mental, dan juga tunawicara (bisu) di Kelurahan Ngapaaha, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) dibacok pada bagian leher oleh Rafiun. Oleh warga sekitar, Rafiun dikenal sebagai pemuda yang mengalami ganguan jiwa, alias orang gila.
Peristiwa nahas itu terjadi di lapangan sepak bola di Kelurahan Ngapaha, pada Selasa (6/8/2019). Beruntung, Miako selamat dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Kabupaten Konsel.
Lurah Ngapaaha, Agusalim Liasambu menjelaskan, kejadian itu bermula pada pukul 16.00 WITA. Saat itu, korban sedang menonton anggota Paskibaraka berlatih. Lalu, tak lama berselang, korban bertemu pelaku, yang saat itu sedang membawa parang.
BACA JUGA :
- Ditreskrimsus Polda Sultra Ungkap Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Pemkot Baubau, Berkas Tersangka Dinyatakan Lengkap
- FEB Unusia Siap Bertransformasi dengan Pimpinan Baru
- Dari Bumi Nahdliyin, Nasaruddin Umar Serukan Kepemimpinan Islam yang Merangkul
- Meriahkan HUT RI ke-81, Diknasbud Sultra Kemas Tiga Lomba Sekaligus Kampanyekan Anti-RKPN
- Tri Saktiawan Nahkodai Perindo Konawe, Target Raih Lima Kursi Legislatif
- Tri Saktiawan Nahkodai Perindo Konawe, Kepengurusan Baru Periode 2024–2029
Tiba – tiba, parang yang dibawa pelaku langsung diayunkan pada bagian leher korban. Akibatnya, korban mengalami luka robek yang cukup dalam pada bagian leher. “Korban lalu dilarikan kerumah sakit oleh warga sekitar. Korban selamat,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolsek Tinanggea, IPTU Muchsin, mengatakan bahwa pelaku yang diketahui mengalami gangguan jiwa telah diamankan di Mapolsek Tinanggea untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan.
“Pelaku sudah kami amankan di Mapolsek. Untuk mengantisipasi jangan sampai ada kejadian yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (A)











