Reporter : Erlin
Editor : Wiwid Abid Abadi
TINANGGEA – Mioko (30 tahun), sorang pemuda yang mengalami keterbelakangan mental, dan juga tunawicara (bisu) di Kelurahan Ngapaaha, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) dibacok pada bagian leher oleh Rafiun. Oleh warga sekitar, Rafiun dikenal sebagai pemuda yang mengalami ganguan jiwa, alias orang gila.
Peristiwa nahas itu terjadi di lapangan sepak bola di Kelurahan Ngapaha, pada Selasa (6/8/2019). Beruntung, Miako selamat dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Kabupaten Konsel.
Lurah Ngapaaha, Agusalim Liasambu menjelaskan, kejadian itu bermula pada pukul 16.00 WITA. Saat itu, korban sedang menonton anggota Paskibaraka berlatih. Lalu, tak lama berselang, korban bertemu pelaku, yang saat itu sedang membawa parang.
BACA JUGA :
- Peran Pemuda Membangun Konawe Kepulauan : Dari Sumpah Menuju Karya Nyata – Opini Sahidin, SE Wakil Ketua DPRD Konkep
- Kejati Sultra Lelang Serentak Barang Rampasan Negara Senilai Rp4,5 Miliar, Ada Ekskavator Hingga 20 Ribu Ton Ore Nikel Sitaan
- Ditresnarkoba Polda Sultra Ungkap Kasus Narkotika Lintas Provinsi, 6 Tersangka dan 2,3 Kilogram Sabu Diamankan di Kendari
- WALHI Sultra Bersama Aliansi Petani Medulu Tolak Pembangunan Markas Kopassus Group 5 dan Rindam di Lalonggombu-Ambesea, Desak Pengakuan Hak Tanah Rakyat
- Jubir Kerajaan Moronene Keuwia Bantah Narasi “Tanah Raja”: Tegaskan Tak Pernah Jual Tanah Warisan Masyarakat
- SISA 4 HARI! Informa Kendari Berikan Cashback Hingga 15 Persen tambah Hadiah Langsung Sofa, Jangan Sampai Ketinggalan
Tiba – tiba, parang yang dibawa pelaku langsung diayunkan pada bagian leher korban. Akibatnya, korban mengalami luka robek yang cukup dalam pada bagian leher. “Korban lalu dilarikan kerumah sakit oleh warga sekitar. Korban selamat,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolsek Tinanggea, IPTU Muchsin, mengatakan bahwa pelaku yang diketahui mengalami gangguan jiwa telah diamankan di Mapolsek Tinanggea untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan.
“Pelaku sudah kami amankan di Mapolsek. Untuk mengantisipasi jangan sampai ada kejadian yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (A)











