KENDARIMETRO KOTAPOLISI

SIGA Tenggara Hadir, Sinergi Polda dan Pemprov Sultra Perkuat Pengawasan Ketenagakerjaan

314
Launching aplikasi ini digelar pada Jumat, 28 November 2025, di Ball Room Claro Hotel Kendari dan dihadiri oleh Wakapolda Sultra Brigjen Pol Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum, Wakil Gubernur Sultra Ir. Hugua, perwakilan Dinas Ketenagakerjaan, pejabat utama Polda Sultra, hingga perwakilan perusahaan di wilayah setempat.

KENDARI, MEDIAKENDARI.com – Upaya memperkuat perlindungan tenaga kerja di Sulawesi Tenggara memasuki babak baru. Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara bersama Pemerintah Provinsi Sultra resmi meluncurkan aplikasi SIGA Tenggara (Sistem Informasi Garda Ketenagakerjaan) sebagai instrumen digital untuk meningkatkan pengawasan, pelayanan aduan, dan penegakan hukum di sektor ketenagakerjaan.

Launching aplikasi ini digelar pada Jumat, 28 November 2025, di Ball Room Claro Hotel Kendari dan dihadiri oleh Wakapolda Sultra Brigjen Pol Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum, Wakil Gubernur Sultra Ir. Hugua, perwakilan Dinas Ketenagakerjaan, pejabat utama Polda Sultra, hingga perwakilan perusahaan di wilayah setempat.

Dalam sambutannya mewakili Kapolda Sultra, Brigjen Gidion menegaskan bahwa kehadiran SIGA Tenggara sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya peningkatan perlindungan tenaga kerja, kesejahteraan masyarakat, serta optimalisasi pelayanan publik.

“Saya memandang upaya ini sebagai langkah strategis yang bukan hanya memperkuat sinergi kelembagaan, tetapi juga sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan yang optimal kepada tenaga kerja di daerah ini,” ujarnya.

Dengan makin pesatnya investasi, mobilitas tenaga kerja lintas daerah maupun negara, serta dinamika keamanan di masyarakat, Polri dituntut semakin siap dalam memberikan pengawasan dan penanganan persoalan ketenagakerjaan.

Penegakan hukum yang profesional, berintegritas, dan berbasis data dinilai menjadi kunci dalam deteksi dini dan penyelesaian masalah.

Kesepakatan antara Polda dan Pemprov Sultra menitikberatkan pada integrasi data lintas sektor. Dengan SIGA Tenggara, seluruh informasi ketenagakerjaan dikelola secara akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga proses pengawasan bisa berjalan lebih tepat sasaran.

Wakapolda menjelaskan bahwa integrasi data ini memungkinkan pengawasan yang lebih cepat dan responsif, termasuk dalam memantau potensi pelanggaran, konflik ketenagakerjaan, hingga aduan pekerja yang membutuhkan penanganan segera.

“Saya meyakini bahwa integrasi data dan kolaborasi ini akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik dan penanganan isu ketenagakerjaan di Sulawesi Tenggara,” tambahnya.

Aplikasi SIGA Tenggara dirancang sebagai kanal resmi pengaduan tenaga kerja yang dapat digunakan masyarakat, perusahaan, maupun instansi pemerintah. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat mengirim aduan secara real time, melihat perkembangan penanganan aduan secara transparan, mengakses data dan informasi ketenagakerjaan, memberikan masukan terkait kebijakan dan pelayanan serta mendapatkan pembaruan terkait regulasi dan program ketenagakerjaan.

Inovasi ini tidak hanya memudahkan pengawasan, tetapi juga menjadi wadah partisipatif bagi pekerja dan perusahaan dalam menjaga iklim ketenagakerjaan yang kondusif.

Peluncuran SIGA Tenggara menandai komitmen kuat Polda Sultra dan Pemprov Sultra dalam menghadirkan sistem perlindungan tenaga kerja yang modern dan adaptif. Dengan memanfaatkan teknologi, kedua institusi ini berharap dapat menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih adil, aman, dan terlindungi.

Melalui sinergi kelembagaan, inovasi digital, dan penguatan pengawasan, SIGA Tenggara diyakini akan menjadi fondasi penting dalam mendorong kualitas perlindungan pekerja di Sulawesi Tenggara.

You cannot copy content of this page

You cannot print contents of this website.
Exit mobile version