Reporter: Rahmat R
Editor: La Ode Adnan Irham
YOGYAKARTA – Terbakarnya gedung SMAN 2 Tomia di Kabupaten Wakatobi, Sultra, sudah diketahui Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, Asrun Lio.
Laporan itu kata Asrun disampaikan langsung Kepala SMAN 2 Tomia, H Asria Poe pasca peristiwa. Asrun masih menunggu hasil laporan polisi untuk menentukan tindakan selanjutnya.
Dikbud kata dia, akan mengganggarkan bantuan kontinjensi renovasi bangunan yang rusak akibat kebakaran, yang rencananya akan dianggarkan di 2020.
Baca Juga :
- 43 Calon Advokat Sultra Sukses Adu Kompetensi di UKDPA KAI, Andri Darmawan : Ini Gerbang Wajib Menuju Profesi Advokat
- MBG Kembali Makan Korban di SMA 1 Tongauna Konawe, Ketua KNPI Sultra Berang : Jangan Ada yang Dilindungi
- PT KDI Buka Suara Soal Longsor Langgikima: Prioritaskan Korban dan Siap Kooperatif dalam Investigasi
- KNPI Sultra Tuntut Investigasi Total Tragedi Longsong Tambang Nikel di Konut
- Sempat Bersitegang Antara Pedagang dan Petugas, Ratusan Lapak Bensin Eceran di Sekitar SPBU Andonohu Ditertibkan
- Publik Tunggu Tersangka Kasus Makan Minum Bagian Umum Pemda Konawe Rp 9,2 M Yang Ditangani Polres Konawe, Gerak Sultra Desak Polda Sultra Turun Tangan
“Kita tunggu hasil apa penyebab ini kebakaran, jadi ini akan jadi bahan pengajuan renovasi,” jelas Asrun saat ditemui di Yogyakarta, Rabu (20/11/2019).
Ia juga menanggapi banyaknya ijazah yang ikut terbakar. Hal itu tak masalah, karena akan digantikan dengan yang baru.
Sebelumnya satu bangunan di SMAN 2 Tomia, Kabupaten Wakatobi terbakar, Kamis (14/11/2019). Peristiwa yang terjadi malam hari itu diduga akibat sambungan pendek arus listrik.
Jauhnya lokasi sekolah dengan pemukiman warga, membuat bangunan ludes dilalap api. (B)
