Reporter: Rahmat R
Editor: La Ode Adnan Irham
YOGYAKARTA – Terbakarnya gedung SMAN 2 Tomia di Kabupaten Wakatobi, Sultra, sudah diketahui Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, Asrun Lio.
Laporan itu kata Asrun disampaikan langsung Kepala SMAN 2 Tomia, H Asria Poe pasca peristiwa. Asrun masih menunggu hasil laporan polisi untuk menentukan tindakan selanjutnya.
Dikbud kata dia, akan mengganggarkan bantuan kontinjensi renovasi bangunan yang rusak akibat kebakaran, yang rencananya akan dianggarkan di 2020.
Baca Juga :
- Lawan PT SCM Routa, HIPTI Sultra Naungi Terbentuknya Kualisi Besar
- Kapolda Sultra Saksikan Pemeriksaan Senpi Anggota, Pastikan Penggunaan Sesuai SOP Dengan Pengawasan Melekat
- Tiga Kepala OPD di Konawe Akan Diperiksa Polisi Kasus Dugaan Suap Pelantikan Pejabat di TPA Mataiwoi
- Balai Bahasa Sultra Cari Generasi Muda untuk Duta Bahasa 2026
- Mayat Perempuan Ditemukan di Kawasan Eks MTQ Kendari, Polisi Selidiki Kasus
- Koalisi Save Routa Muncul, PT SCM Didesak Realisasikan Pembangunan Smelter
“Kita tunggu hasil apa penyebab ini kebakaran, jadi ini akan jadi bahan pengajuan renovasi,” jelas Asrun saat ditemui di Yogyakarta, Rabu (20/11/2019).
Ia juga menanggapi banyaknya ijazah yang ikut terbakar. Hal itu tak masalah, karena akan digantikan dengan yang baru.
Sebelumnya satu bangunan di SMAN 2 Tomia, Kabupaten Wakatobi terbakar, Kamis (14/11/2019). Peristiwa yang terjadi malam hari itu diduga akibat sambungan pendek arus listrik.
Jauhnya lokasi sekolah dengan pemukiman warga, membuat bangunan ludes dilalap api. (B)
