Reporter: Rahmat R
Editor: La Ode Adnan Irham
YOGYAKARTA – Terbakarnya gedung SMAN 2 Tomia di Kabupaten Wakatobi, Sultra, sudah diketahui Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, Asrun Lio.
Laporan itu kata Asrun disampaikan langsung Kepala SMAN 2 Tomia, H Asria Poe pasca peristiwa. Asrun masih menunggu hasil laporan polisi untuk menentukan tindakan selanjutnya.
Dikbud kata dia, akan mengganggarkan bantuan kontinjensi renovasi bangunan yang rusak akibat kebakaran, yang rencananya akan dianggarkan di 2020.
Baca Juga :
- GERAK-SULTRA Bakal Kawal Penertiban Aset Pemprov Sultra, 800 Temuan BPK RI Jangan Dibiarkan Mengendap
- HMI Untuk Bangsa atau Sekedar Untuk Gerbong?
- Kapolda Sultra Buka Ruang Kritik Pers, Dorong Pemberitaan Akurat untuk Jaga Kamtibmas
- Direktur Penyidikan Jampidsus Dikonfirmasi Penindakan Hukum Terkait Sanksi Satgas PKH Rp2,19 Triliun terhadap Istri Gubernur Sultra ASR Belum Merespons
- Perubahan APBD 2026 Sultra Fokus Perkuat Pelayanan Dasar dan Pembangunan Daerah
- Kejati Sultra Akui Geledah Rumah Direktur PT WNN Hasil Tambang Nikel di Kolaka, LMP Desak Bongkar Hasil Penyitaan
“Kita tunggu hasil apa penyebab ini kebakaran, jadi ini akan jadi bahan pengajuan renovasi,” jelas Asrun saat ditemui di Yogyakarta, Rabu (20/11/2019).
Ia juga menanggapi banyaknya ijazah yang ikut terbakar. Hal itu tak masalah, karena akan digantikan dengan yang baru.
Sebelumnya satu bangunan di SMAN 2 Tomia, Kabupaten Wakatobi terbakar, Kamis (14/11/2019). Peristiwa yang terjadi malam hari itu diduga akibat sambungan pendek arus listrik.
Jauhnya lokasi sekolah dengan pemukiman warga, membuat bangunan ludes dilalap api. (B)











