Reporter: Rahmat R
Editor: La Ode Adnan Irham
YOGYAKARTA – Terbakarnya gedung SMAN 2 Tomia di Kabupaten Wakatobi, Sultra, sudah diketahui Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, Asrun Lio.
Laporan itu kata Asrun disampaikan langsung Kepala SMAN 2 Tomia, H Asria Poe pasca peristiwa. Asrun masih menunggu hasil laporan polisi untuk menentukan tindakan selanjutnya.
Dikbud kata dia, akan mengganggarkan bantuan kontinjensi renovasi bangunan yang rusak akibat kebakaran, yang rencananya akan dianggarkan di 2020.
Baca Juga :
- Pemkab Konkep Paparkan Capaian Satu Tahun Pemerintahan melalui LKPJ 2025
- Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok LPG Sultra Aman, EGM Tinjau Langsung SPPEK Kendari
- Konsumsi Energi di Sultra Kembali Stabil, Pertamina Imbau Penggunaan BBM Secara Bijak
- IPMAPAL Soroti Rencana Aktivitas PT Sambas Minerals Mining, Minta Kejelasan Sebelum Beroperasi
- Siswa Kelas XII SMAN 15 Bombana Jalani Ujian Praktik dan Teori PAJ
- DPD RI Soroti Aktivitas Tambang di Routa, Janji Smelter dan Dampak ke Warga Jadi Evaluasi
“Kita tunggu hasil apa penyebab ini kebakaran, jadi ini akan jadi bahan pengajuan renovasi,” jelas Asrun saat ditemui di Yogyakarta, Rabu (20/11/2019).
Ia juga menanggapi banyaknya ijazah yang ikut terbakar. Hal itu tak masalah, karena akan digantikan dengan yang baru.
Sebelumnya satu bangunan di SMAN 2 Tomia, Kabupaten Wakatobi terbakar, Kamis (14/11/2019). Peristiwa yang terjadi malam hari itu diduga akibat sambungan pendek arus listrik.
Jauhnya lokasi sekolah dengan pemukiman warga, membuat bangunan ludes dilalap api. (B)











