oleh

Tak Berhubungan Pilkada, Ormas Turun Tangan Konawe Bantu Masyarakat Miskin

-FEATURED, KONAWE, SULTRA-499 dibaca

UNAAHA – Turun Tangan merupakan organisasi kerelawanan yang didirikan oleh Anies Baswedan yang juga Gubernur DKI Jakarta saat ini pada Tahun 2013 lalu.

Di Sulawesi Tenggara (Sultra), kepengurusan organisasinya sendiri telah terbentuk di dua daerah salah satunya yakni Kabupaten Konawe.

Kata Bendahara Turun Tangan Konawe, Ning Pujiastuti, organisasi tersebut terbentuk tanggal 30 Oktober 2017 lalu dan telah melaksanakan dua program kegiatan kerelawanan di Kabupaten Konawe.

“Secara resmi kepengurusan Turun Tangan Konawe terbentuk pada 30 Oktober 2017 dan saat ini kami sudah menjalankan program kerelawanan Taman Baca Masyarakat dan Berbagi Bersama atau B2 mulai bulan Noverber 2017 lalu,” ungkap Ning, pada Sabtu (17/2/2018).

Untuk program Berbagi Bersama, Ning menerangkan, Turun Tangan Konawe telah melaksanakan program tersebut sebanyak dua kali.

“Untuk program berbagi bersama sendiri, ini kedua kalinya kami laksanakan. Pertama di desa Wonua Hoa Kecamatan Lambuya sekarang di Kelurahan Puosu Kecamatan Tongauna,” urainya.

Ning, Saat memberikan Bantuan kepada masyarakat miskin di Kelurahan Puosu kecamatan Tongauna
Ning, Saat memberikan Bantuan kepada masyarakat miskin di Kelurahan Puosu kecamatan Tongauna. (Foto: Arman Tosepu)

Selain itu, Ning juga menjelaskan, program berbagi bersama adalah kepedulian sosial dengan memberikan bantuan terhadap keluarga yang kurang mampu.

“Jadi program berbagi bersama ini adalah program kerelawanan di bidang sosial, di mana kita peduli terhadap keluarga yang kami rasa dari sisi perekonomian termasuk dalam kategori lemah atau tidak mampu,” ujar perempuan yang akrab disapa Ning ini.

Selaku Pengurus Turun Tangan, Ning berharap, kegiatan tersebut dapat meringankan beban keluarga yang menjadi sasarannya serta dapat memotivasi masyarakat dan generasi muda di Konawe.

“Dengan kegiatan yang kami laksanakan ini semoga bisa memberikan manfaat bagi keluarga yang menjadi sasaran program kami, serta di sisi lain bisa memotivasi masyarakat dan generasi muda di Konawe untuk bersama-sama ikut bergerak dalam hal yang positif,” harapnya.

Saat ditanya apakah kegiatan tersebut berhubungan dengan kontestasi Pilkada, Ning membantah hal tersebut.

“Kegiatan ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan Pilkada ataupun dengan salah satu Calon Bupati Konawe, ini murni karena kepedulian kami kepada masyarakat, anggaran yang kami punya saja dari hasil patungan para relawan, kami juga punya salah satu relawan dari Kepolisian jadi tidak mungkinlah,” pungkasnya.

Reporter: Arman Tosepu
Editor: Kardin

Terkini