Reporter : Rahmat R
Editor : Kang Upi
KENDARI – Menanggapi maraknya aksi protes dari elemen masyarakat yang menuntut pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Direktur AMAN Center, Laode Rahmat Apiti menyebut putusan Gubernur Sultra, Ali Mazi bisa jadi solusi.
Hal itu termasuk pencopotan Kasatpol PP Sultra, Eman Jaya, sebagaimana tuntutan mahasiswa dan masyarakat Konkep, merespon dugaan tindak kekerasan oleh oknum Satpol PP, saat aksi demonstrasi minggu lalu.
“Keputusan ini bagian dari aspirasi mahasiswa dan masyarakat Wawonii sehingga Gubernur mengaminkan aspirasi tersebut,” jelasnya, Selasa (12/03/2019).
Dengan adanya keputusan tersebut, kata pria yang disapa La Olo ini, maka para pihak terkait bisa Cooling Down dan menuntaskan permasalahan ini secara secara elegan dan humanis.
Baca Juga :
- Kapolda Sultra Terpilih Aklamasi Pimpin Perbakin, Bidik Prestasi Nasional
- Peringati HUT ke-30, Polda Sultra Gelar Doa Bersama Hadirkan Ustadz Das’ad Latif
- Polres Kolaka Raih Penghargaan Kompolnas Awards 2026
- Mantan Caleg DPR RI Dapil Sultra Ditangkap Polda, Diduga Tipu Rp50 Juta Pakai Fortuner Rental
- Kajati Sultra Edukasi 1.200 Maba UM Kendari Soal Budaya Anti Korupsi
- Tips Belanja Hemat di Informa Kendari: Nyaman, Cerdas, Bisa Dicicil Tanpa DP dan Tanpa Survey
“Dalam waktu dekat Gubernur akan mengundang mahasiswa dan masyarakat Wawonii untuk berdialog merumuskan skema kebijakan jangka panjang terkait penyelamatan lingkungan di Wawonni,” ujarnya.
Ia juga meminta para pihak untuk menerima keputusan Gubernur tersebut, karena merupakan langkah bijak untuk menghindari polemik jangka panjang.
“Kalau masih ada kelompok yang protes dengan putusan Gubernur berarti menghendaki Wawonii hancur lingkungannya atau ditunggangi pemilik IUP,” pungkasnya. (B)
