NEWS

Tiga Program Unggulan Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Kendari

1685
×

Tiga Program Unggulan Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Kendari

Sebarkan artikel ini
Tampak Kadis Kelautan dan Perikanan Kota Kendari saat menjadi bintang tamu di program Bincang Kita di Mektv

KENDARI – Dinas Keluatan dan Perikanan (DKP) kota Kendari telah menetapkan tiga program kerja sebagaimana yang menjadi rencana strategis (renstra) dengan tujuan meningkatkan program ketahanan pangan warga kota.

Dari renstra tersebut Dinas Perikanan Kota Kendari akan fokus pada peningkatan ketahanan pangan dengan sasaran peningkatan produktifitas dari perikanan dan kelautan. Dari program kerja tersebut kemudian dibuatkan tiga program turunan yaitu :

Pertama program kerja pemberdayaan nelayan dan pongembangan potensi perikanan tangkap, kedua pengembangan budidaya perikanan dan perbenihan, ketiga optimalisasi pengolahan dan pemasaran hasil ikan.

Baca Juga : Kunker ke Konsel, Menteri LHK RI akan Kembangkan TNRA Watumohai

“Ketiga program tadi kami coba langsung intervensi langsung ke nelayan sehingga bisa langsung menyentuh dan bermanfaat bagi nelayan,” kata Kadis Kelautan dan Perikanan Kota Kendari, Imran Ismail, SP, saat menjadi bintang tamu di program Bincang Kita di studio mektv, Sabtu 5 Februari 2022.

Kalau untuk pemberdayaan nelayan yang menjadi acuan adalah kartu usaha kelautan dan perikanan (kusuka). “Sekarang data nelayan sudah satu data, yakni di kartu kusuka yang menjadi identitas nelayan, sehingga pemilik kartu kusuka yang kami laporkan ke kementerian dapat mengakses berbagai bantuan maupun kegiatan di kementerian, provinsi maupun di kota.

Untuk memastikan bantuan kepada para nelayan tepat sasaran dan tepat penggunaan, DKP Kota Kendari akan mengandalkan 17 penyuluh perikanan. Mereka itulah yang lebih tahu kondisi para nelayan dengan tetap berpatokan pada kartu kusuka tentu akan memudahkan pengawasan.

Baca Juga : Bermaksud Hentikan Mobil Ugal-Ugalan, Polisi di Kendari Jadi Korban Tabrak Lari

Lebih jauh kadis mengungkapkan, selain telah membantu pembuatan dan penataan keramba di kelurahan Tondonggeu. Nantinya di 2022 juga akan dibangun karamba untuk warga Petoaha sehingga makin mendukung program kota tanpa kumuh.

Kota Kendari memiliki lima kecamatan yang mempunyai perairan, kelima kecamatan itu adalah kecamatan Kendari, kecamatan Kendari Barat, kecamatan Nambo, kecamatan Abeli dan sebagaian kecamatan Poasia.

Sedangkan jumlah nelayan sampai 2020 mencapai 16.900 dengan rata-rata ikan tangkapan yang bernilai tinggi seperti tuna, tenggiri, cakalang, udang dan kerapu sedang kita kembangkan.

Panjang garis pantai kota Kendari sejauh 35 km mulai dari kelurahan Purirano, kecamatan Kendari sampai kelurahan Tondonggeu, kecamatan Nambo.

 

Penulis : Redaksi

You cannot copy content of this page