Tinggalkan Zat Kimiawi di Otak, BNNK Baubau Fokus Pencegahan

NEWS331 dibaca

BAUBAU, MEDIAKENDARI.COM – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) fokus pada pencegahan narkotika selama tahun kinerja 2022. Hal itu dikarenakan efek pemakaian narkotika meninggalkan zat kimiawi di otak pemakai.

Kepala BNNK Baubau, Alamsyah mengatakan pencegahan melalui sosialisasi tentang bahaya narkotika salah satunya adalah zat kimia dari narkotika yang ketika dikonsumsi akan masuk dan tertinggal di dalam struktur otak manusia.

“Dia (narkotika) masuk, melekat melekat secara permanen di dalam. Tidak bisa lagi keluar. Dia menggunakan seluruh memori di struktur kimia otak. Jadi ketika 10 tahun dia dapat benturan masalah, narkotika akan memanggil (Ayo pakai saya),” ucap Kepala BNNK Baubau, Alamsyah saat jumpa pers akhir tahun, Rabu 28 Desember 2022.

Alamsyah mengungkapkan bentuk-bentuk pencegahan lainnya yang dilakukan oleh BNNK Baubau yakni merealisasikan instruksi presiden (Inpres) nomor 2 tahun 2022 tentang sosialisasi penyalahgunaan narkotika dilingkup pemerintah daerah, melakukan tes urine ke pejabat daerah serta membentuk desa/kelurahan bersih narkoba di lima daerah kabupaten/kota yang menjadi wilayah kerja BNNK Baubau.

Alamsyah juga mengakui tahun ini pihaknya berhasil mengungkap dua laporan kasus narkoba dengan empat tersangka. Capaian itu lebih baik dari tahun 2021 yang hanya satu kasus saja.

“Kita juga berhasil menyumbang pendapatan untuk negara melalui layanan surat keterangan hasil pemeriksaan narkoba (SKHPN) dengan total layanan sebanyak 368 layanan. Setiap satu kali mengurus SKHPN dikenai biaya Rp 290 ribu yang dibayarkan ke kantor pos. Kami hanya memberikan pelayanan, administrasinya langsung disetor ke negara,” ungkapnya.

Penulis : Ardilan