Turnamen Domino Polresta Kendari Cup Resmi Dilaksanakan, Diikuti 400 Peserta

NEWS494 dibaca

KENDARI, MEDIAKENDARI.COM – Kapolresta Kendari, Kombes Pol Muhammad Eka Fathurahman membuka turnamen domino Polresta Kendari Cup 2022 pada Sabtu, 10 Desember 2022.

Turnamen berlangsung di Polresta Kendari dengan mengangkat tema, ‘Meningkatkan Silahturahmi Guna Mewujudkan Kamtibmas yang Kondusif dan Menciptakan Insan Polri yang Humanis’.

Eka mengatakan, turnamen ini bertujuan menjalin silahturahmi bersama masyarakat agar terciptanya rasa kekeluargaan yang erat. Terlebih permainan ini diminati banyak orang.

“Turnamen domino ini sering dilaksanakan, baik di warung kopi, kedai, Caffe, atau di rumah sebagai hiburan. Dan kami ambil peluang ini untuk mengadakannya di Polresta agar terjalinnya silahturahmi,” ujarnya.

Menurutnya, turnamen diikuti seluruh masyarakat dari berbagai daerah yang ada di wilayah Sultra, dengan jumlah peserta yang ikut bertanding hingga mencapai 400 orang.

Adapun turnamen ini dibagi menjadi dua sesi, yakni beregu dan perorangan. Turnamen ini sendiri rencananya bakal berlangsung selama dua hari mulai dari, 10-11 Desember 2022.

“Jumlahnya 400 peserta yang berlangsung selama 2 hari dengan 2 kategori. Hari ini untuk kategori beregu dan besok kategori perorangan,” ucapnya.

Eka juga mengungkapkan, Bagi peserta yang mendapatkan juara, telah disiapkan hadiah berupa piala dan uang pembinaan.

Sementara itu, salah seorang peserta yang juga merupakan direktur utama MEDIAKENDARI.COM, Jafrun mengungkapkan apresiasinya kepada Polresta Kendari atas turnamen yang dilaksanakan ini.

Sebab menurutnya dari turnamen ini dapat mempererat tali silaturahmi antara masyarakat dengan pihak kepolisian, sehingga dengan itu bisa bersinergi dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab.

“Ini merupakan kegiatan positif yang patut diapresiasi dengan menggelar turnamen domino yang dibuka secara umum oleh Polresta Kendari. Sehingga masyarakat bisa saling bekerjasama,” katanya.

Jafrun berharap kegiatan positif seperti ini bisa terus digelar agar masyarakat tidak mudah terframing dengan hal negatif yang kerap disematkan kepada pihak kepolisian.

Reporter : Muhammad Ismail