Warga Baubau Terusik karena Permainan Lato-lato

NEWS317 dibaca

BAUBAU, MEDIAKENDARI.COM – Salah satu mainan yang sedang digandrungi hampir semua daerah di Indonesia saat ini adalah permainan Lato-lato.

Di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) tren permainan yang sama rupanya juga sedang terjadi. Hanya saja, mainan dari dua biji bola yang diikat dengan tali disertai gagang yang dijadikan pegangan itu rupanya membuat salah satu warga Kota Baubau, Nia merasa terusik.

“Anak-anak yang main ini kadang suka lupa waktu, biar sudah malam waktu tidur kadang masih ada yang main. Mengganggu sekali itu bunyi tek teknya, kita lagi butuh istirahat kasian karena kerja seharian,” ucap Nia yang merupakan warga Kecamatan Murhum.

Nia mengimbau para orang tua agar mengingatkan anak-anaknya yang sering bermain Lato-lato untuk tidak memainkan sambil membawa kendaraan roda dua.

“Saya pernah juga lihat berapa kali, ada anak yang main lato lato di jalan, di atas motor. Untuk para orang tua yang mempunyai anak dan punya mainan Lato-lato agar lebih mengontrol dan mengingatkan untuk tidak memainkan pada malam hari juga dari atas motor,” pintanya.

Penulis : Inayah Wulandari