oleh

Dinas Bina Marga Sultra Harap Aspal Buton Bisa Digunakan Hingga 10 Persen untuk Pembangunan Jalan

-NEWS-102 dibaca

KENDARI – Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Sulawesi Tenggara (Sultra), Burhanuddin mengharapkan penggunaan aspal Buton bisa mencapai maksimal penggunaan 10% di tahun 2022 ini.

Burhanuddin menyebutkan untuk penggunaan aspal Buton pihaknya mewajibkan Kontraktor untuk melakukan pencampuran antara aspal panas dan maksimal 8 persen penggunaan aspal Buton masuk.

“Kita harapkan kedepan ini dengan berkembangnya teknologi ini penggunaan aspal Buton bisa sampai 10 persen, kemudian penggunaan aspal CPANH yang dingin, penggunaan aspal Buton semua kabupaten/kota kita imbau supaya menggunakan aspal Buton ini,” jelasnya saat ditemui awak media, usai mengikuti kegiatan disalah satu hotel di Kota Kendari, Senin 21 Maret 2022.

Baca Juga : Kadinkes Kendari : Jarak Vaksin 1 dan 2 Tidak Lebih dari Enam Bulan 

Sementara itu untuk penggunaan aspal Buton yang ada di Sultra ini, Burhanuddin menjelaskan sudah di gunakan di Konawe Kepulauan hampir semuanya menggunakan aspal CPANH, aspal Buton yang dingin, kemudian di Buton sendiri dengan tingkat presentase penggunaan aspal Buton sudah lumayan bagus.

“Namun penggunaan aspal Buton tetap harus kita tingkatkan supaya Sultra ini bisa menjadi etalase penggunaan aspal Buton, agar menjadi contoh bagi daerah lain, bahkan kita berharap penggunaan aspal Buton ini bukan cuma di Sultra melainkan di Seluruh Indonesia ini,”

Disisi lain meskipun melihat Kondisi jalan kita sudah mantap, normal, dan sudah layak untuk beroperasi karena sejak dari tahun 2020 lalu sudah memasuki 76 persen.

Baca Juga : AJP Terpilih Sebagai Ketua KONI Konawe Selatan Periode 2022-2027

“Kita harapkan nanti ditahun 2022 ini di 86 persen, jadi semenjak 2021 lalu kita sudah mencapai 81 persen kondisi mantap,” terangnya.

Proses pembangunan jalan yang pihaknya prioritaskan tahun ini ada di daerah Buton Utara (Butur) kemudian Konawe Utara (Konut), perbatasan Konawe dan Konawe Utara, di Kolaka Timur, dan di Konawe Selatan.

“Dengan anggaran yang disiapkan kurang lebih Rp 100 Miliar, untuk semua Infrastruktur jalan,”pungkasnya.

Penulis : Sardin.D