Reporter: M Ardiansyah R
Editor : La Ode Adnan Irham
KENDARI – Dinas Pariwisata Sultra menilai, media menjadi faktor penting untuk mengembangkan pariwisata, khususnya di Sultra.
Kasi Pengembangan SDM Kepariwisataan, Dinas Pariwisata Sultra, La Ode Ahmad Ali saat diskusi bersama Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), menyebut media merupakan corong pariwisata.
“Kita harapkan melalui dikusi ini sebenarnya membangun kolaborasi antara ekonomi kreatif bersama media, untuk mengerjakan misi kita untuk dapat memperkenalkan wisata kita khususnya di Sultra ini,” jelasnya, Jumat (15/11/2019).
Selain itu katanya, seorang dengan adanya agenda seperti ini dapat meningkatkan peran yang sangat besar terhadap kemajuan sektor wisata.
“Sehingga kemarin membentuk Forum Jurnalis Ramah Pariwisata (FJRPar), dengan mengelaborasi rancangan antar media dalam pengembangan pariwisata,” katanya.
Baca Juga :
- Usai Pengembalian Rp401,6 Miliar, Kejagung Periksa 4 Saksi BUMN dalam Kasus Nikel PT CNI
- Upacara Haornas 2026 di Polda Sultra, Pesan Menpora: Olahraga Pemersatu Bangsa
- Mahasiswa KKA UM Kendari Buat Peta Administrasi Desa Anugerah
- Daftar Perusahaan Tambang Masuk Daftar Sanksi Administratif RP80,19 TRILIUN, ANTAM Terbesar, Perusahaan Istri Gubernur Sultra ASR urutan ke 10
- GERAK – SULTRA : Jangan Hanya Sanksi Administrasi Saja Yang Kena Istri Gubernur Sultra ASR, KPK RI Kejar Pidana Pembongkaran Hutan Lindung Tambang Nikel di Pulau Kabaena Dan Aliran Dana
- Gerak Sultra Desak KPK RI Ambil Alih Penanganan Kasus PKH PT TMS, Diduga Gubernur Sultra ASR Cuci Tanggan ke Istrinya, Diminta Telusuri Pengembalian Sanksi Rp500 M dari 2 Triliun
Ali berharap hidupnya pariwisata juga berimbas pada sektor-sektor lain yang menjadi sumber kesejahteraan masyarakat.
“Disitulah peran Media yang memiliki pengaruh sangat besar tentang kemajuan sektor pariwisata, wartawan membuat suatu berita akan berdampak besar, sehingga tentunya dapat membuat dampak positif bagi pemerintah,” harapnya.
