Reporter: Kardin
Editor : Kang Upi
KENDARI – Gugurnya dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) bernama Randi dari Fakultas Perikanan dan Kelautan dan Muhammad Yusuf Kardawi, mahasiswa jurusan D3 Teknik Sipil, Fakultas Teknik saat menggelar aksi penolakan sejumlah RUU di Kantor DPRD Sultra mendapat respon dari pihak Universitas.
Atas kejadian tersebut, Rektor UHO, Prof Muhammad Zamrun, turut berbela sungkawa atas meninggalnya dua mahasiswanya dan akan akan menanggung semua biaya pemakaman almarhum.
“Kita juga meminta seluruh civitas akademika berkabung dan berdoa bersama,” ujar Zamrun, Jumat (27/9/2019).
Baca Juga:
- GERAK-SULTRA Bakal Kawal Penertiban Aset Pemprov Sultra, 800 Temuan BPK RI Jangan Dibiarkan Mengendap
- HMI Untuk Bangsa atau Sekedar Untuk Gerbong?
- Kapolda Sultra Buka Ruang Kritik Pers, Dorong Pemberitaan Akurat untuk Jaga Kamtibmas
- Direktur Penyidikan Jampidsus Dikonfirmasi Penindakan Hukum Terkait Sanksi Satgas PKH Rp2,19 Triliun terhadap Istri Gubernur Sultra ASR Belum Merespons
- Perubahan APBD 2026 Sultra Fokus Perkuat Pelayanan Dasar dan Pembangunan Daerah
- Kejati Sultra Akui Geledah Rumah Direktur PT WNN Hasil Tambang Nikel di Kolaka, LMP Desak Bongkar Hasil Penyitaan
Kata Zamrun, pihaknya juga akan mengawal penyidikan atas kejadian tersebut dan akan berkordinasi dengan pihak berwenang.
Selain itu, ia juga meminta kepada seluruh mahasiswa UHO dan masyarakat untuk tetap tenang menghadapi situasi saat ini.
Pihak Universitas juga akan terus mengupdate informasi secara berkala dengan tetap berkoordinasi melalui berbagai pihak.
“Mari kita berdoa memohon kepada Allah SWT untuk keselamatan dan ridho untuk UHO, Sulawesi Tenggara dan NKRI,” pungkasnya.(A)
