Reporter: Kardin
Editor : Kang Upi
KENDARI – Gugurnya dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) bernama Randi dari Fakultas Perikanan dan Kelautan dan Muhammad Yusuf Kardawi, mahasiswa jurusan D3 Teknik Sipil, Fakultas Teknik saat menggelar aksi penolakan sejumlah RUU di Kantor DPRD Sultra mendapat respon dari pihak Universitas.
Atas kejadian tersebut, Rektor UHO, Prof Muhammad Zamrun, turut berbela sungkawa atas meninggalnya dua mahasiswanya dan akan akan menanggung semua biaya pemakaman almarhum.
“Kita juga meminta seluruh civitas akademika berkabung dan berdoa bersama,” ujar Zamrun, Jumat (27/9/2019).
Baca Juga:
- Kebutuhan BBM Naik, Pertamina Maksimalkan Penyaluran Pertalite untuk Warga Kota Kendari
- Polda Sultra Luncurkan SIMPUL, Permudah Pengurusan SIM Masyarakat di Wilayah Kepulauan
- Pekan Depan, UPTD Museum dan Taman Budaya Sultra Gelar Workshop Seni Perfilman dan Seni Rupa
- Tampil Bersama 5 Rekannya, Maliqa Aurora Sukses Memukau di Penutupan Workshop Seni Tari dan Teater UPTD Museum Sultra
- 2 dari 11 Tahanan Kabur Berhasil Ditangkap, 9 Masih Buron Dalam Pengejaran Polres Kolaka Utara
- Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas Tingkatkan Kompetensi Operator SPBU di Sulselbar Lewat Upskilling
Kata Zamrun, pihaknya juga akan mengawal penyidikan atas kejadian tersebut dan akan berkordinasi dengan pihak berwenang.
Selain itu, ia juga meminta kepada seluruh mahasiswa UHO dan masyarakat untuk tetap tenang menghadapi situasi saat ini.
Pihak Universitas juga akan terus mengupdate informasi secara berkala dengan tetap berkoordinasi melalui berbagai pihak.
“Mari kita berdoa memohon kepada Allah SWT untuk keselamatan dan ridho untuk UHO, Sulawesi Tenggara dan NKRI,” pungkasnya.(A)











