Reporter: Kardin
Editor : Kang Upi
KENDARI – Gugurnya dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) bernama Randi dari Fakultas Perikanan dan Kelautan dan Muhammad Yusuf Kardawi, mahasiswa jurusan D3 Teknik Sipil, Fakultas Teknik saat menggelar aksi penolakan sejumlah RUU di Kantor DPRD Sultra mendapat respon dari pihak Universitas.
Atas kejadian tersebut, Rektor UHO, Prof Muhammad Zamrun, turut berbela sungkawa atas meninggalnya dua mahasiswanya dan akan akan menanggung semua biaya pemakaman almarhum.
“Kita juga meminta seluruh civitas akademika berkabung dan berdoa bersama,” ujar Zamrun, Jumat (27/9/2019).
Baca Juga:
- Penyidik Pidsus Kejari Konawe telah Periksa 18 Saksi Dugaan Korupsi Dana Insentif di Kantor Bapenda
- Mahasiswa KKN Tematik Literasi UHO 2026 gelar Kerja Bakti dan Penataan Ruang di Balai Desa Desa Simbula Kolut
- Suparman Pagala, Kades Lerehoma Terpilih Hasil PAW, akan Disoal karena Rangkap Jabatan Kepala Security di PT TPM
- Kejari Konawe Gelar Penilaian Barang Rampasan Ore Nikel Hasil Tambang Ilegal di Konut
- Kapolda Sultra Ajak Wujudkan Lingkungan Aman dan Ramah Anak pada Peringatan Hari Anak Nasional 2026
- Konsorsium Driver Sultra Surati Gubernur, Ini Materi Pengaduannya
Kata Zamrun, pihaknya juga akan mengawal penyidikan atas kejadian tersebut dan akan berkordinasi dengan pihak berwenang.
Selain itu, ia juga meminta kepada seluruh mahasiswa UHO dan masyarakat untuk tetap tenang menghadapi situasi saat ini.
Pihak Universitas juga akan terus mengupdate informasi secara berkala dengan tetap berkoordinasi melalui berbagai pihak.
“Mari kita berdoa memohon kepada Allah SWT untuk keselamatan dan ridho untuk UHO, Sulawesi Tenggara dan NKRI,” pungkasnya.(A)











