Gempa Bumi 4 SR, Guncang Soropia Hingga Kendari

NEWS272 dibaca

KENDARI, MEDIAKENDARI.COM – Gempa Bumi tetonik magnitude 4 mengguncang wilayah Soropia Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada hari Kamis, 01 Desember 2022, pukul 10:15:37 WITA

Berdasarkan hasil analisis BMKG menunjukkan Episenter gempabumi terletak pada koordinat 3.86 LS, 122.66 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 5.5 km, BaratLaut Soropia, Kab. Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara, pada kedalaman 10 km.

Kepala Stasiun Geofisika Kendari, Rudin S.T mengatakan jenis dan mekanisme gempabumi, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter.

Baca Juga : Serapan Anggaran Pemprov Sultra Masih Rendah

“Gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Lawanopo di BaratLaut Soropia, Kab. Konawe,” jelasnya Kamis, 1 Desember 2022.

Lebih lanjut, Rudin menuturkan guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di Konawe dan Kendari IV MMI, pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

Sementara itu untuk di Konawe Selatan III-IV MMI (Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi).

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami,” bebernya.

Baca Juga : Rektor UHO Lantik 49 Pejabat Non-Struktural, Enam Diantaranya Jabat Dekan

Selanjutnya Rudin menyebutkan hingga pukul 10.25 WITA, hasil monitoring BMKG menunjukkan belum terjadi aktivitas gempabumi susulan.

Dirinya juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” pungkasnya.

Reporter: Sardin.D

Facebook : Mediakendari