Redaksi
KENDARI – Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa (KSK) nampaknya geram dengan banyaknya oknum yang menemuinya untuk meminta paket proyek yang ada di lingkup pemerintahan Kabupaten Konawe.
Kegeraman ini sebagaimana disampaikan dalam sambutannya, pada syukuran di Rumah Jabatan Sekda Konawe, Ferdinand, Selasa (30/7/2019) atas gelar doktor administrasi publik yang baru saja disandangnya.
Pada kesempatan itu, KSK mengungkapkan jika dirinya bersedia untuk membantu siapapun yang datang padanya. Namun, permintaan bantuan itu bukan berupa paket proyek.
BACA JUGA :
- WALHI Kecam Penahanan Tiga Petani Asal Routa oleh Polda Sultra
- Jalan 40 Unaaha Dikuasai Bangunan Ilegal, YASYAM Diminta Bertindak Tegas!
- DPD RI Soroti Aktivitas Tambang di Routa, Janji Smelter dan Dampak ke Warga Jadi Evaluasi
- Polantas Bersama Warga Perbaiki Jalan Berlubang di Pohara, Demi Keselamatan Pengendara
- Perum Bulog dan Pemerintah Konawe Salurkan Bantuan Pangan kepada Masyarakat Miskin
- DLH Sultra Sebut Izin PT Bahana Wastecare Tak Tercatat, Puskom Desak Aktivitas Dihentikan
Ia juga meminta, agar siapapun untuk menghargai profesinya dan menjalankan profesinya tersebut, serta tidak lantas beralih menjadi kontraktor untuk proyek yang ada di Pemda.
“Hargai profesimu, jangan semua mau jadi pemborong, datang minta proyek, kalo petani datang minta alat pertanian, nanti kita bantu, begitu juga kalo yang peternakan, nanti kita bantu alat peternakan, tapi jangan minta lagi paket proyek, karena bukan profesimu,” tegasnya.
KSK sendiri tidak menjelaskan secara rinci, siapa oknum yang disinggung dalam pernyataanya itu. Dalam sambutannya, Ia juga meminta agar Rumah Dinas yang sudah disiapkan untuk para pejabat daerah dan legiselator di Konawe, bisa segera ditinggali.
