KPU Konawe Selatan Lantik 125 PPK

NEWS377 dibaca

KONAWE SELATAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Konawe Selatan (Konsel) melantik sebanyak 125 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024 disalah satu hotel, Rabu 04 Januari 2023.

Ketua KPU Konsel, Aliudin mengatakan proses pelantikan PPK menjadi pertanda pelaksanaan pemutakhiran data pemilih dan pencalonan sudah mulai dilaksanakan karena keduanya merupakan tugas-tugas badan adhoc baik PPK maupun Panitia Pemungutan Suara (PPS).

“Selamat bagi PPK yang terpilih yang merupakan perpanjangan tangan KPU. Semoga dalam melaksanakan tahapan pemilu dan pemilihan di tahun 2024 terselenggara dengan baik,” ucap Aliudin usai melantik PPK.

Baca Juga : Ketua KPU Sultra: Calon Anggota DPD RI Akan Jalani Seleksi Tertulis Pada 6 Januari

Aliudin mengungkapkan pihaknya berharap pemilu berjalan dengan baik sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku. Ia berpesan kepada PPK agar menjaga netralitas, independensi, loyalitas integritas, patuh satu komando, bekerja sepenuh waktu dan membangun sinergi bersama seluruh pihak terkait.

“Lindungi hak pilih setiap warga negara. Demikian pula bagi peserta pemilu (partai politik). Peserta pemilu yang ditetapkan 18 peserta, laksanakan pelayanan setara dan sama tanpa ada perbedaan antara peserta pemilu. Diharapkan untuk melayani dengan sebaik-baiknya sebagaimana slogan KPU melayani  PPK ujung tombak penyelenggara dalam melaksanakan tahapan,” katanya.

Anggota KPU Provinsi Sultra, Iwan Rompo Bane mengapresiasi pelantikan yang diselenggarakan oleh KPU Konsel. Pasalnya, dari 17 kabupaten/kota, hanya di Konsel, pelantikan PPK dihadiri langsung pimpinan daerah seperti Wakil Bupati dan Ketua DPRD di daerah itu.

“Jangan menjadi penyelenggara pemilu yang menjadi kontroversi di tengah masyarakat,” pesan Iwan Rompo.

Baca Juga : Ditresnarkoba Tes Urine Jajaran Polda Sultra

Disisi lain, Wakil Bupati Konsel, Rasyid menambahkan pelantikan PPK di 25 Kecamatan merupakan langkah awal Pemilu 2024. Ia berharap PPK yang baru saja dilantik mampu menjaga independensi dan dapat meningkatkan partisipasi pemilu kedepan.

Selain itu, ia juga menitipkan pesan agar di Pemilu mendatang, PPK mampu mendongkrak partisipasi pemilih dari 70% menjadi 100%.

“Independensi kita (PPK) jangan terdegrasi dengan kepentingan-kepentingan politik. Sebagai penyelenggara, harus bersinergi dengan pemerintah agar penyelenggaraan pemilu terintegrasi. Kalau ada kegagalan, bukan saja kelalaian penyelenggara, bukan saja KPU dan Bawaslu melainkan kegagalan pemerintah dan TNI Polri sehingga perlu kita bahu membahu dalam meningkatkan partisipasi pemilih dan suksesnya penyelenggaraan,” tutur Rasyid.

Penulis : Erlin

Facebook : Mediakendari