oleh

Manfaatkan Teknologi Digital untuk Dakwah Positif

-NEWS-24 dibaca

Gowa, 12 November 2021 – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” kembali dilaksanakan secara virtual di Gowa, Sulawesi Selatan pada 12 November 2021. Pada pembahasan kali ini, tema yang diangkat adalah “Dakwah Ramah Perkuat Semangat Kebangsaan”. Program Literasi Digital ini diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi.

Program kali ini menghadirkan 358 peserta dan empat narasumber yang terdiri dari Peneliti dan Dosen, Asrul Sani; Pemengaruh (influencer) dan Aktor, Aldy Yusa Ali; Peneliti dan Presidium JADI, Mardiana Rusli; serta Dosen Komunikasi Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) Makassar, Nur Fauslah Sams Musamma. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Ariemega selaku peneliti. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 orang peserta.

Baca Juga : Wamenag Buka MTQ Korpri V Nasional di Kota Kendari

Pramuka

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. Selanjutnya, sesi pemaparan dibuka oleh Asrul sebagai narasumber pertama yang membawakan materi kecakapan digital bertema “Pemanfaatan Internet untuk Menyebarkan Konten Positif bagi Pemuka Agama”. Menurut dia, selektif memilih konten dan teman dalam bermedia sosial diperlukan sebagai bentuk kewaspadaan kita di dunia maya. Selain itu, batasi penggunaan media sosial dan laporkan ke pihak terkait jika menemukan masalah. “Usahakan untuk konsisten beraktivitas secara positif di ruang digital, jaga etika, dan jauhi hal-hal negatif,” pesannya.

Berikutnya, Aldy menyampaikan materi etika digital berjudul “Bijak di Kolom Komentar”. Ia mengatakan, agar tak terpancing berkomentar negatif, teliti dan cek ulang berita maupun informasi yang diterima, kendalikan emosi, sadari dan hargai perbedaan pendapat, serta pahami dampak dan resiko yang mungkin timbul akibat komentar kita. “Dalam berekspresi di dunia maya, kita mesti memperhatikan hukum dan etika yang berlaku agar memiliki rekam jejak positif serta terhindar dari jerat hukum dan hal-hal negatif yang merugikan,” ungkapnya.

Sebagai pemateri ketiga, Mardiana membawakan tema budaya digital tentang “Literasi Digital dalam Meningkatkan Wawasan Kebangsaan”. Menurut dia, untuk meningkatkan wawasan kebangsaan, sebarkan konten-konten positif yang informatif, edukatif, inspiratif, dan menghibur seraya membatasi dan menghindari konten negatif. “Perkuat benteng kita dalam menangkal konten negatif dengan pemahaman akan keberagaman budaya,” ujarnya,

Adapun Nur Fauslah, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema keamanan digital mengenai “Tips dan Pentingnya Internet Sehat”. Ia mengatakan, internet sebagai awal mula perkembangan teknologi interaksi global abad ke-20 mengubah cakupan serta sifat dasar medium komunikasi, harus dimanfaatkan secara sehat untuk sarana aktualisasi diri yang positif. “Berinternet secara positif, sehat, dan aman akan menghindarkan kita maupun orang lain dari kerugian akibat dampak negatif yang ditimbulkannya,” tuturnya.

Baca Juga : Dansat Brimob Sultra : Berani Introspeksi Kekurangan untuk Memperbaiki Tugas

Setelah sesi pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan tanya jawab yang dipandu oleh moderator. Dalam kesempatan tersebut, para peserta dipersilahkan mengajukan pertanyaan kepada narasumber. Sebagai apresiasi, panitia menyediakan hadiah berupa uang elektronik senilai masing-masing Rp100.000 bagi 10 penanya beruntung.

Salah satu pertanyaan menarik peserta di antaranya tentang bagaimana tips mengetahui isi konten yang bagus dan mudah diterima untuk kalangan muda. Narasumber menjelaskan bahwa konten dakwah harus bersifat kekinian dan terkait perkembangan digital untuk bisa menarik minat anak muda.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, silakan kunjungi https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.

***

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi:

Humas Literasi Digital Sulawesi

Email                     : [email protected]

Website               : https://event.literasidigital.id

Instagram            : @siberkreasisulawesi

Twitter                 : @SiberkreasiSul

Facebook            : Siber Kreasi Sulawesi

Penulis : Redaksi

Terkini