Reporter : Rahmat R
Editor : Wiwid Abid Abadi
KENDARI – Perpustakaan bertaraf Internasional yang selama ini menjadi janji politik pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi – Lukman Abunawas mulai dibangun.
Bangunan itu direncanakan memiliki konstruksi 7 lantai, dengan jangka waktu pembangunan selama tiga tahun.
Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Kontruksi, dan Tata Ruang Sultra, Fahri Yamsul, mengatakan, pembangungan gedung Perpustakaan Internasional ini membutuhkan 153 titik untuk penanaman tiang pancang.
BACA JUGA :
- WABAH SERAKAH DAN KEJAHATAN PASCA TAMBANG: POTRET WAWONII YANG DITINGGALKAN, Oleh: Sahidin, SE
- Fun Game Eksekutif POBSI Kendari Sukses! Adi 88 Keluar Sebagai Juara, Bukti Biliar Sultra Makin Bergairah
- JANGAN BIARKAN KERJA NYAMAN MENGORBANKAN KESEHATAN!
- Konferensi Pers Polda Sultra: Kabid Humas dan Kabid Propam Ungkap Kronologi Intimidasi Wartawan di Polres Baubau
- Malam Minggu Aman di Kendari! Ditlantas Polda Sultra Patroli Anti Balap Liar dan Tertibkan 19 Pelanggar Helm SNI
- JANGAN BIARKAN KERJA NYAMAN MENGORBANKAN KESEHATAN!
Fahri bilang, untuk satu tiang titik, akan ditanamkan dua tiang pancang, sehingga total tiang pancang untuk keseluruhan dibutuhkan 306 enam tiang.
“Jadi ada 153 titik yang akan ditanam tiang pancang. Hitungannya, satu titik itu ada dua tiang pancang, jadi sekitar 306 tiang pancang yang akan dipasang,” katanya saat ditemui di Kendari, Kamis (08/08/2019).
Fahri merinci, untuk pemasangan tiang pancang, rencananya akan diselesaikan sampai akhir 2019 ini.
“Insya Allah akhir tahun ini pamasangan tiang pancang ini selesai akhir tahun 2019,” jelasnya.
Kata Fahri, pembangunan gedung Perpustakaan Internasional ini akan menghabiskan anggaran sekitar Rp 100 miliar, selama 3 tahun masa pengerjaan.”Tapi tahun ini ada Rp 28 miliar yang akan kita habiskan,” tutup Fahri. (B).
