NEWS

Pembukaan Pendidikan Bintara Dan Tamtama, Polda Sultra Siap Lahirkan Insan Tribrata Bermoral Dan Profesional

964
×

Pembukaan Pendidikan Bintara Dan Tamtama, Polda Sultra Siap Lahirkan Insan Tribrata Bermoral Dan Profesional

Sebarkan artikel ini

KENDARI, MEDIAKENDARI.COM – Wakapolda Sultra, Brigjen Pol Drs, Waris Agono membuka secara resmi Pendidikan Pembentukan Bintara Dan Tamtama Polri Gelombang 1 Tahun 2023 di SPN Polda Sultra, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, Selasa (07/02/2023).

Program pendidikan ini diselenggarakan dalam 2 gelombang, dengan lama pendidikan selama 5 bulan, gelombang pertama dibuka Selasa 7 Februari 2023, yang diselenggarakan serentak di Sepolwan, Pusdik Brimob dan Pusdik Polair Lemdiklat Polri serta di 31 SPN Polda dengan jumlah peserta didik sebanyak 9.112 orang.

Diantaranya yaitu, Bintara Tugas Umum 6.270 orang, Bintara Brimob 500 orang, Bintara Polair 100 orang, Bintara Polwan 642 orang, Tamtama Brimob 1.500 orang dan Tamtama Polair 100 orang.

Baca Juga : HPN 2023 Sumut Harus Menjadi Corong Kepentingan Bangsa Pilar Demokrasi Extra Parlemen

Wakapolda Sultra mengatakan, sesuai dengan kebijakan Kapolri dalam transformasi Polri yang presisi pendidikan menjadi Aspek penting dalam mempersiapkan SDM Polri yang unggul.

“Untuk itu dalam pemberian pendidikan, harus difokuskan pada pendidikan aspek karakter dengan penekanan pembentukan etika dan moral, santun, empati dan kasih sayang, integritas dalam pelayanan publik, serta malu melakukan kejahatan” tambahnya.

Selain itu, beliau juga menegaskan aspek karakter tidak akan tumbuh, jika tidak diiringi dengan ilmu pengetahuan yang unggul, sehingga harus terus meningkatkan kreativitas dan inovasi, sehingga bisa mengimplementasikan langsung fungsi kepolisian yang modern dan didukung teknologi.

Baca Juga : Apresiasi BPKP, Bupati Konsel Minta OPD Tidak Takut Diperiksa Soal Pengelolaan Keuangan

Wakapolda Sultra juga menegaskan, dalam menjalani pendidikan Bintara dan Tamtama ini diperlukan fisik dan mental yang kuat, pantang melakukan pelanggaran.

“Untuk itu seluruh peserta didik, Fisik dan Mental tetap dijaga, Hindari pelanggaran sekecil apapun, patuhi seluruh peraturan serta ketentuan yang sudah ditetapkan oleh lembaga” jelas Waris.

Terakhir, Ia berpesan kepala seluruh peserta didik dalam menjalankan proses pendidikannya harus dengan tekun, penuh semangat dan riang gembira, serta tingkatkan Keimanan dan Ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sehingga bisa menyelesaikan pendidikan dengan baik dan lancar.

Reporter : Nur Anisah

Facebook : Mediakendari

You cannot copy content of this page