oleh

Pemkot Baubau Dekatkan Pasar untuk Masyarakat Pelosok

-NEWS-59 dibaca

BAUBAU – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) berupaya mengatasi salah satu persoalan masyarakat terkait ketersediaan pasar rakyat yang memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan melalui pasar murah.

Hal ini dilakukan agar mendekatkan pasar terkhusus untuk masyarakat Kota Baubau yang ada dibagian pelosok.

Baca Juga : Baznas Kendari Bakal Periksa Penyaluran Zakat OPD

“Insya Allah pasar murah ini kita akan buka di beberapa tempat seperti Waboro, Sorawolio. Begitu juga nanti ada di Palabusa paling ujung dan tempat-tempat lainnya yang kira-kira jangkauan masyarakat terhadap pasar masih sangat jauh,” ungkap Plt Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse dalam keterangannya ditulis Kamis, 14 April 2022.

Politisi PDIP itu mengakui pihaknya mengadakan pasar murah agar harga yang melonjak di pasar dapat ditekan. Dari hal ini pihaknya berharap pasar tidak akan menaikan harga karena masyarakat lebih mudah untuk mendapatkan atau menemukan kebutuhan pokok.

Baca Juga : Dua Pelaku Curat di Baubau Ditangkap Polisi, Satu Orang Dilumpuhkan

Monianse menjelaskan kelangkaan sejumlah barang kebutuhan pokok misalnya minyak goreng menjadi dasar pelaksanaan pasar murah tersebut yang sedikitnya dapat terselesaikan berkat kerja keras dan dukungan semua pihaknya.

Ia pun berharap melalui pasar murah dibeberapa tempat, masyarakat Kota Baubau dapat merasakan manfaatnya baik dari segi harga yang relatif murah dari harga pasar, maupun manfaat karena dekatnya lokasi untuk berbelanja.

Baca Juga : Pemkot Kendari Minta Polisi Tindak Tegas Kriminalitas yang Kerap Terjadi

“Ini merupakan bentuk dari komitmen pemerintah untuk mengatasi dan menyelesaikan persoalan itu, agar ketersediaan pangan dapat menjangkau dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Untuk itu saya berikan apresiasi kepada Dinas Perindag, yang untuk ke sekian kalinya melaksanakan Pasar Murah ini,” imbuhnya.

Diketahui, pasar murah tersebut terselenggara atas kerja sama melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagperin) dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Distributor, Perum Bulog, serta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Baubau.

Penulis : Ardilan

Facebook : Mediakendari