Reporter : Hasrun
Editor : Kang Upi
KASIPUTE – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Bombana komitmen untuk menangkap dan ambil bagian dalam isu nasional terkait kesehatan, sebagai wujud tanggungjawab atas tuntutan masyarakat.
Baca Juga :
- Kapal Angkut Bahan Kimia Terbakar di Laut Bombana, 2 Orang Tewas dan Sejumlah Korban Keracunan
- Siswa Kelas XII SMAN 15 Bombana Jalani Ujian Praktik dan Teori PAJ
- Jembatan Tampabulu Nyaris Tak Layak Dilalui, Pemkab Bombana Siapkan Perbaikan Darurat
- Jembatan Rusak di Poleang Utara Kembali Makan Korban, Warga Desak Perbaikan Permanen
- Safari Ramadan di Bombana, Wagub Sultra Tekankan Nilai Takwa dan Kepedulian Sosial
- PNS di Bombana Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya
Ketua DPD PPNI Bombana Satar, SKM mengatakan, selain konsiladasi organisasi secara internal, PPNI juga menangkap isu kesehatan baik nasional dan internasional. “Isu yang menjadi perhatian khusus, terkait tuntutan masyarakat terhadap kesehatan yang profesional,” jelasnya sela seminar HUT PPNI ke 45 di Alua Kantor Bupati, Jum’at (22/3/2019).
Baca Juga :
- Istri Gubernur Sultra ASR Bungkam Terkait Sanksi Satgas PKH Rp2.19, Gerak Sultra Akan Pertanyakan Langsung ke Kejagung dan Kejati Sultra
- Harga Acuan Nikel September Turun, HMA Tercatat US$16.733,33 per WMT
- Kejagung diminta Transparan Terkait Pengembalian Uang Negara Hasil Garapan Hutan Lindung Milik Istri Gubernur ASR di Bombana Capai Rp2,19 T
- Prabowo Bentuk Satgas PKH, Gerak Sultra Minta Presiden RI Tegur Pemilik PT Tiran Group Indonesia Atas Sanksi PHK
- Dewan Pers Terbitkan “Kecaman Resmi” atas Penangkapan Jurnalis Indonesia oleh Militer Israel
- SRIKANDI AMBA SULTRA Resmi Diluncurkan, Wadah Konsolidasi dan Sosialisasi Kelembagaan di Sulawesi Tenggara
Ia menegaskan, PPNI berkontribusi nyata terhadap masyarakat Sultra, khususnya masyarakat Bombana. Kontirbusi tersebut, berjalan seiring dengan tersebarnya anggota PPNI di seluruh wilayah. “Yang mengabdi di Puskesmas, juga di rumah sakit umum, tanpa PPNI pelayanan kesehatan akan lumpuh,” ujarnya.
Ia berharap, seluruh perawat, khususnya di Kabupaten Bombana agar menjalankan visi misi PPNI, untuk menjadi figur perawat yang disayangi masyarakat dan pemrintah serta disegani profesi lain. “Keluarga, dan masyarakat akan tumbuh dengan sehat bersama perawat,” pungkasnya. (B)
