Editor: Taya
KENDARI – Bursa Efek Indonesia mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam pelaksanaan Public Expose secara Live yang pertama di Indonesia dengan menggunakan aplikasi webinar.
Penyerahan piagam rekor MURI diberikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), Kliring Penjamin Efek Indonesia (KPEI), dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Selasa
(24/9/2019).
“Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Sulawesi Tenggara berterima kasih kepada seluruh kalanganmasyarakat yang telah turut menyukseskan acara PUBEX LIVE 2019,” ujar P.H. Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Sulawesi Tenggara, Ricky, Rabu (25/9/2019).
Untuk diketahui, Public Expose Live 2019 diikuti 41 Perusahaan yang melakukan Paparan Publik dengan total 21.522 peserta, baik yang hadir secara langsung di gedung BEI dan online melalui fasilitas webinar.
Baca Juga:
- Jembatan Tampabulu Nyaris Tak Layak Dilalui, Pemkab Bombana Siapkan Perbaikan Darurat
- Patroli KRYD Ditlantas Polda Sultra Amankan Ibadah, Situasi Aman dan Kondusif
- Polantas Bersama Warga Perbaiki Jalan Berlubang di Pohara, Demi Keselamatan Pengendara
- Angka Kecelakaan Turun 14 Persen, Operasi Ketupat Anoa 2026 di Sultra Dinilai Efektif
- BPS Catat Neraca Perdagangan Sultra Defisit pada Februari 2026
- Gubernur Sultra Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Optimistis Pertahankan Opini WTP
“Program PUBEX Live 2019, disambut antusias oleh investor dari 121 kota di Indonesia yang salahsatunya adalah di Kota Kendari. Kami mengadakan nonton bareng Pubex Live 2019 bertempat di Learning Center OJK Sulawesi Tenggara,”jelas Ricky.
Terkait hasil kompetisi 10 days challenge periode dua yang telah diumumkan, KP BEI Sultra berharap Galeri Investasi di Sultra dapat berprestasi lebih baik lagi.
“Kami berharap pada periode 3 nanti, ke-7 Galeri Investasi yang ada di Sulawesi Tenggara dapat berprestasi di tingkat nasional,”tutupnya.
