Reporter : Kardin
Editor : Taya
KENDARI – Rektor Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra), Prof Dr Andi Bahrun, MSc.,Agr, resmi melantik tiga pejabat untuk Program Pascasarjana Prodi Hukum Unsultra, Jumat (17/5/2019).
Tiga nama yang dilantik yaitu, Dr La Ode Bariun, SH.,MH sebagai Direktur Pascasarjana Unsultra, kemudian Dr. Hj Suriani BT Tolo, SH,.MH sebagai Kepala Program Studi (Kaprodi) Pascasarjana Hukum dan Dr. Fatmawati M, SH.,MW menjadi Sekretaris Kaprodi Pascasarjana Hukum.
Prof Andi Bahrun menuturkan, dipercayakannya Unsultra oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristekdikti RI) untuk membuka Program Pascasarjana merupakan sesuatu yang sangat penting guna meningkatkan kepercayaan diri universitas.
“Khusunya para pengelola untuk bisa dijadikan tantangan sekaligus spirit untuk bisa menyelenggarakannya dengan baik,” ujar Andi Bahrun usai melakukan pelantikan di Rektorat Unsultra.
Andi Bahrun juga menerangkan, fokus konsentrasi Magister Hukum yang bakal dijalani yakni terkait lingkungan dan pertambangan. Mengingat katanya, potensi pertambangan di Sultra cukup besar.
Baca Juga :
- Polri Tegaskan Pelayanan Aspirasi di Muka Umum Harus Humanis dan Sesuai Prosedur
- Kapal Angkut Bahan Kimia Terbakar di Laut Bombana, 2 Orang Tewas dan Sejumlah Korban Keracunan
- MEK TV dan Mediakendari.com Terima 10 Mahasiswa Jurnalistik UHO ikuti Program Magang
- Presiden Prabowo Diminta Dorong Pemeriksaan Istri Gubernur Sultra ASR Diduga Kebal Hukum ke Kejagung, Masuk Daftar Satgas Tambang Nikel Sanksi Rp2,19 Triliun.
- Gerak Sultra Minta Kajati Tetapkan Tersangka kasus Makan Minum Gubernur Sultra Rp31 M, Padahal Kejati Sudah Ungkap Tiga Modus Dugaan Korupsi
- Rp401,65 Miliar Dikembalikan, Kejagung Dalami Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel PT CNI Kolaka, Sultra
“Kita memang fokuskan di lingkungan khususnya pertambangan,” jelasnya.
Senada dengan itu, La Ode Bariun menerangkan, untuk perkuliahan perdana bagi mahasiswa baru magister hukum akan diselenggarakan pada Juni 2019 mendatang yang rencananya akan dibawakan langsung salah satu pimpinan KPK RI, Laode Muhammad Syarif.
“Iya, rencananya memang kita akan undang beliau dalam perkuliahan perdana kita di bulan Juni nanti,” terangnya.
Lebih lanjut kata Bariun, untuk saat ini jumlah mahasiswa yang mendaftar telah memenuhi target yakni pada kisaran 20 hingga 25 mahasiswa.
“Mahasiswanya sudah sesuai target dan besok itu kita adakan tes. Nanti sekitar pertengahan Juni mendatang baru kuliah perdana,” urainya.(a)
