Reporter : Kardin
Editor : Taya
KENDARI – Rektor Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra), Prof Dr Andi Bahrun, MSc.,Agr, resmi melantik tiga pejabat untuk Program Pascasarjana Prodi Hukum Unsultra, Jumat (17/5/2019).
Tiga nama yang dilantik yaitu, Dr La Ode Bariun, SH.,MH sebagai Direktur Pascasarjana Unsultra, kemudian Dr. Hj Suriani BT Tolo, SH,.MH sebagai Kepala Program Studi (Kaprodi) Pascasarjana Hukum dan Dr. Fatmawati M, SH.,MW menjadi Sekretaris Kaprodi Pascasarjana Hukum.
Prof Andi Bahrun menuturkan, dipercayakannya Unsultra oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristekdikti RI) untuk membuka Program Pascasarjana merupakan sesuatu yang sangat penting guna meningkatkan kepercayaan diri universitas.
“Khusunya para pengelola untuk bisa dijadikan tantangan sekaligus spirit untuk bisa menyelenggarakannya dengan baik,” ujar Andi Bahrun usai melakukan pelantikan di Rektorat Unsultra.
Andi Bahrun juga menerangkan, fokus konsentrasi Magister Hukum yang bakal dijalani yakni terkait lingkungan dan pertambangan. Mengingat katanya, potensi pertambangan di Sultra cukup besar.
Baca Juga :
- Sat PJR Ditlantas Polda Sultra Lakukan Pengalihan Arus di Jalan Martandu Akibat Banjir
- Ditlantas Polda Sultra Intensifkan Patroli Malam Minggu, Antisipasi Kemacetan dan Pelanggaran Lalu Lintas di Kota Kendari
- Epson Asia Tenggara membuka pendaftaran untuk The 17th Epson International Pano Awards 2026
- Kolaborasi Energi dan Komunitas, Pertamina Sukseskan Sultra Enduro Rally 2026 di Baubau
- Polda Sultra Mewujudkan Perayaan Yang Lancar dan Tertib di Hari May Day
- Pemkab Konkep Paparkan Capaian Satu Tahun Pemerintahan melalui LKPJ 2025
“Kita memang fokuskan di lingkungan khususnya pertambangan,” jelasnya.
Senada dengan itu, La Ode Bariun menerangkan, untuk perkuliahan perdana bagi mahasiswa baru magister hukum akan diselenggarakan pada Juni 2019 mendatang yang rencananya akan dibawakan langsung salah satu pimpinan KPK RI, Laode Muhammad Syarif.
“Iya, rencananya memang kita akan undang beliau dalam perkuliahan perdana kita di bulan Juni nanti,” terangnya.
Lebih lanjut kata Bariun, untuk saat ini jumlah mahasiswa yang mendaftar telah memenuhi target yakni pada kisaran 20 hingga 25 mahasiswa.
“Mahasiswanya sudah sesuai target dan besok itu kita adakan tes. Nanti sekitar pertengahan Juni mendatang baru kuliah perdana,” urainya.(a)











