Reporter : M. Ardiansyah R
Editor : Kang Upi
KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi menegaskan perlunya kepastian hukum dan adanya jaminan keamanan dalam berinvestasi bagi para pelaku usaha di Sultra.
Hal itu ditegaskan Ali Mazi dalam sosialisasi MoU antara Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri), yang melahirkan pedoman kerja penanaman modal.
Dijelaskannya, bahwa pedoman kerja tersebut mengatur tentang jaminan keamanan investasi di dalam dan luar kawasan industry serta perlindungan keamanan bagi dunia usaha guna mendukung kegiatan investasi di Indonesia.
Menurutnya, MoU antara BKPM RI dan Polri merupakan langkah startegis yang diharapkan dapat memberi pemahaman dalam melakukan perlindungan dan keamanan bagi dunia usaha.
“Terutama dalam hal pemberian kepastian hukum, untuk mendukung kegiatan investasi khususnya di Sultra,” kata Ali Mazi di ruang rapat Gubernur, Rabu, (18/9/2019).
Politisi Nasdem iini menyebut, dengan adanya kepastian hukum dan jaminan keamanan berinvestasi, maka akan meningkatkan kepercayaan para investor untuk berinvestasi di suatu wilayah.
Sebab, kata Ali Mazi, banyak investor menjadikan indicator kepastian hokum dan jaminan keamanan dalam berinvestasi sebagai bahan pertimbangan dan analisa sebelum melakukan kegiatan usaha.
Baca Juga:
- IPIP Paparkan Sederet Program CSR di Pomalaa, Dari Pengendalian Debu Hingga Tanggung 41 Persen Beban Penanganan Sungai Oko-Oko
- Dari Konflik Agraria hingga Kerusakan Lingkungan, MSF Kolaka Desak Tata Kelola Nikel yang Berkeadilan
- BREAKING NEWS: Pasar Ranomeeto Ludes Terbakar Malam Ini
- Anggota DPRD Konawe Gugun Gelar Akad Nikah di Madinah, Bersama Epri
- Yuri Kemal Lantik Bupati Ikbar Ketua DPW PBB Sultra, Tegaskan: Ruksamin Putra Terbaik Sultra Layak Masuk Kabinet Prabowo
- DPC JPKP Nasional Konkep Ajukan Surat RDP ke DPRD Terkait Larangan Aktivitas Nelayan Rumpon di Empat Desa
“Pedomanan ini nanti akan menjadi acuan bagi Pemda dalam merumuskan kebijakan dan program pengembangan investasi yang kondusif, serta mempermudah Pemda mengambil langkah strategis guna meningkatkan investasi di Sultra,” ucapnya.
Turut hadir dalam sosialisasi ini, Ketua DPRD Prov Sultra, Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Sultra, Ketua Pengadilan Tinggi Sultra, Dandrem 143 Haluoleo, Danlanal Kendari, Danlanud, Kepala Bin Daerah Sultra.
Selain itu, turut hadir juga sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sultra, perwakilan Kepolisian Daerah Sultra, Dinas Penanaman Modal Kabupaten Kota, serta pelaku usaha. /B
