Reporter : M. Ardiansyah R
Editor : Kang Upi
KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi menegaskan perlunya kepastian hukum dan adanya jaminan keamanan dalam berinvestasi bagi para pelaku usaha di Sultra.
Hal itu ditegaskan Ali Mazi dalam sosialisasi MoU antara Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri), yang melahirkan pedoman kerja penanaman modal.
Dijelaskannya, bahwa pedoman kerja tersebut mengatur tentang jaminan keamanan investasi di dalam dan luar kawasan industry serta perlindungan keamanan bagi dunia usaha guna mendukung kegiatan investasi di Indonesia.
Menurutnya, MoU antara BKPM RI dan Polri merupakan langkah startegis yang diharapkan dapat memberi pemahaman dalam melakukan perlindungan dan keamanan bagi dunia usaha.
“Terutama dalam hal pemberian kepastian hukum, untuk mendukung kegiatan investasi khususnya di Sultra,” kata Ali Mazi di ruang rapat Gubernur, Rabu, (18/9/2019).
Politisi Nasdem iini menyebut, dengan adanya kepastian hukum dan jaminan keamanan berinvestasi, maka akan meningkatkan kepercayaan para investor untuk berinvestasi di suatu wilayah.
Sebab, kata Ali Mazi, banyak investor menjadikan indicator kepastian hokum dan jaminan keamanan dalam berinvestasi sebagai bahan pertimbangan dan analisa sebelum melakukan kegiatan usaha.
Baca Juga:
- Miris!! Bertahun Tahun Tarik PAD di Pantai Wisata Toronipa, Pemda Konawe hanya Miliki Aset 1 Unit MCK
- 11 TAHUN TAK DIBAYAR! KUASA HUKUM KELUARGA LAMOKUNI TUNTUT PERUSAHAAN KEMBALIKAN LAHAN PLASMA 35%
- Plt Lurah Toronipa Sebut Ada “Pungli” di Pos PAD Pariwisata Konawe, Hasilkan Rp 4 Hingga 5 Juta oleh Warga pada Malam Hari
- Plt Lurah Toronipa Indawati Ganti Tiga Aparat RT/RW dapat Dukungan dari Bupati Yusran
- TEGAS! Pimpinan BULOG Unaaha Hendra Dionisius: Beras Banpang Tidak Layak Kami Ganti 2×24 Jam
- Tuduhan PT Merbaujaya Indahraya, Tak Terbukti, Armin Amin Divonis Bebas PN Andoolo
“Pedomanan ini nanti akan menjadi acuan bagi Pemda dalam merumuskan kebijakan dan program pengembangan investasi yang kondusif, serta mempermudah Pemda mengambil langkah strategis guna meningkatkan investasi di Sultra,” ucapnya.
Turut hadir dalam sosialisasi ini, Ketua DPRD Prov Sultra, Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Sultra, Ketua Pengadilan Tinggi Sultra, Dandrem 143 Haluoleo, Danlanal Kendari, Danlanud, Kepala Bin Daerah Sultra.
Selain itu, turut hadir juga sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sultra, perwakilan Kepolisian Daerah Sultra, Dinas Penanaman Modal Kabupaten Kota, serta pelaku usaha. /B











