HEADLINE NEWSPERISTIWA

Warga Bombana Temukan Seonggok Daging, Diduga Janin Manusia

1400
×

Warga Bombana Temukan Seonggok Daging, Diduga Janin Manusia

Sebarkan artikel ini
Kondisi gumpalan daging janin saat berada di ruang UGD Puskesmas Lantari Jaya,(Foto: Mediakendari.com/Hasrun/A)

Reporter: Hasrun
Editor: Kang Upi

LANTARI JAYA – Hj Rabiah, warga Desa Kalaero Kecamatan Lantari Jaya Kabupaten Bombana, menemukan seonggok daging, yang diduga janin manusia. Daging itu ditemukan di depan kios milinya, Sabtu (21/9/2019).

Daging yang terdiri dua bagian itu ditemukan Rabiah saat membersihkan kios miliknya pada pukul 06:30 Wita. Jika diamati sekilas, satu bagian diantaranya menyerupai janin yang belum sempurna dan satu bagian lainnya terlihat seperti usus.

Kepada Mediakendari.com, Rabiah menjelaskan, bahwa saat ditemukan, dirinya mengira daging yang teronggok itu adalah gumpalan darah dan daging hewan yang baru lahir secara prematur karena belum membentuk sempurna.

“Saya kira potongan tikus saya ambilmi dos mau buang, tapi saya penasaran juga karna ada matanya. Saya panggilmi mama Rio (tetangga-red), dia perhatikan oh orang ini,” ungkap Rabiah, di kiosnya, Sabtu (21/9/2019).

Penemuan ini sempat menghebohkan dan menyebar dengan cepat dikalangan warga di Desa Kalaero, warga bahkan ramai mendatangi TKP penemuan mayat di kios Rabiah.

Banit Reskrim Polsek Lantari Jaya, Bripda Rendi menuturkan, pihaknya mendapatkan Informasi dari warga tentang penemuan dugaan janin manusia tersebut. Untuk memastikan dugaan itu, dirinya memanggil tim dokter dari Puskesmas.

“Setelah anggota datang, kita amankan TKP lalu kita panggil dokter dari Puskesmas untuk teliti. Mereka memastikan itu janin manusia yang berumur satu atau dua bulanan,” tegas Rendi.

Menurutnya, saat ini aparat kepolisian dari Polsek Lantari Jaya masih melakukan pemerikasan saksi untuk mengetahui siapa pemilik janin dan motifnya, menaruh didepan kios warga.

Baca Juga :

“Kita akan melakukan menyelidikan, dengan memeriksa saksi, penemu pertama dan orang disekitar TKP. Untuk saat ini pelaku belum diketahui,” ujarnya.

Ditemui terpisah, salah seorang dokter dari Puskesmas Lantari Jaya, dr Anwar yang hadir ke TKP untuk memeriksa daging tersebut membenarkan dugaan jika daging yang ditemukan itu adalah janin manusia.

“Jika dilihat dari bentuk dan ukuran, janin yang diduga manusia tersebut diduga masih berusia satu bulan,” singkatnya. /A

You cannot copy content of this page