Warga Busel Keluhkan Distribusi Bibit Ayam Kampung Super

Reporter: Basri
Editor: La Ode Adnan Irham

BATAUGA – Sejumlah warga tiga kecamatan di Buton Selatan (Busel), mengeluhkan lambatnya pendistribusian bantuan bibit ayam jawa super (japer) dari Kementerian Pertanian.

Pasalnya, oleh Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sultra menjanjikan penyaluran bantuan bibit unggas yang biasa disebut ayam kampung super itu, akan disalurkan ditiga kecamatan di Busel yakni Batauga, Sampolawa dan Lapandewa pada November dan paling lambat awal Desember 2019, namun hingga pertengahan Januari 2020 belum terealisasi.

Warga Sampolawa, La Hamid (40) mengaku, sedikit kecewa karena sejak Oktober 2019 lalu ia telah disampaikan akan mendapatkan bantuan tersebut, namun hingga tiga bulan berlalu, belum juga mendapat kepastian.

“Kita bingung juga dengan informasi bantuan ayam ini, mungkin hanya janji pemerintah pusat saja atau bagaimana kah,” ungkapnya saat ditemui beberapa hari lalu.

Keluhan yang sama diutarakan pula warga Lapandewa yang lain, La Monga (45). Katanya, pertengahan Oktober 2019 ia bersama sejumlah warga lainnya diarahkan segera membuat kandang ukuran 4×4 meter untuk pemeliharaan bibit ayam tersebut. Sebab bantuan bibit ayam dijanjikan akan segera datang.

“Bagaimana kah bantuan ayam ini, kita sudah cepat-cepat disuruh bikin kandang dengan alat dan bahan seadanya, giliran sudah lama jadi, tapi ayamnya tidak datang-datang juga,” katanya.

Awalnya, dia bersama warga lainnya tidak mempersoalkan lambatnya penyaluran bantuan itu, jika pihaknya diberikan pemahaman atas lambatnya proses distribusi bantuan bibit ayam tersebut.

“Kita tanya para perangkat desa dan lainnya, katanya tunggu saja karena mereka juga tidak tau kapan datangnya itu,” kesalnya.

Kepala Dinas Pertanian Buton Selatan, Ec Muhamad Syafir melalui Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Muh. Saleh Pattiiha, mengungkapkan berdasarkan hasil koordinasi ke Distanak Sultra, penyaluran bantuan bibit ayam japer ke Busel, diarahkan untuk menunggu hingga beberapa pekan ke depan.

Sebab ada tujuh kabupaten yang mendapatkan bantuan yang sama yakni Kolaka, Konawe Utara, Konawe Selatan, Bombana, Buton, Buton Selatan dan Wakatobi.

“Karena bantuan dari kementerian jadi ya kita menunggu, setelah penyaluran nanti dari buton karena di Sultra ini ada tujuh kabupaten yang mendapatkan bantuan bibit ayam itu dan saat ini kalau tidak salah sudah empat kabupaten yang telah tersalurkan,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Selasa (14/1/2020).

Dijelaskan, lambatnya distribusi anak ayam tersebut terkendala pada proses pembesaran bibit oleh kontraktor bibit dan pakan.

“Ada ratusan ribu ekor bibit ayam, termasuk dengan pakan dan obat-obatan serta desinfektan untuk kandangnya, jadi penyalurannya itu tidak bisa dilaksanakan sekaligus, apalagi pembagiannya di setiap desa itu per tiga hari, pun kalau tidak ada halangan,” paparnya.

Seperti diberitakan MEDIAKENDARI.com sebelumnya, Busel mendapatkan 77.500 ekor bibit ayam kampung super. Di mana bantuan itu diperuntukan kepada rumah tangga miskin pertanian (RTMP) atas usulan Dinas Pertanian Busel melalui program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) Kementan. Di Sultra, Kabupaten Busel mendapatkan terbanyak kedua setelah Konawe bantuan bibit ayam kampung super ini. (A)

Iklan dalam Berita Ana Wonua Distributor Oli Total