Reporter : Mumun
Editor : Kang Upi
WANGGUDU – Seluas 39 hektare lahan pertanian di Kecamatan Landawe Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), terendam banjir sejak beberapa hari terakhir ini. Banjir yang menggenangi wilayah tersebut disebabkan tingginya curah hujan belakangan ini.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konut Rahmatullah mengatakan, 39 hektare lahan pertanian yang terendam mencakup sawah yang telah ditanami padi dan telah siap panen, jagung dan kacang tanah.
“39 hektar itu juga ada tanaman jagung dan kacang tanah milik warga juga terendam banjir,” kata Rahmatullah, Jumat (3/5/2019).
Menurut Mantan Kadis PU Konut ini, selain lahan warga, banjir juga merendam 33 unit rumah warga di Kecamatan Landawe, akibat meluapnya sungai Lalindu yang juga dipengaruhi tingginya curah hujan.
Baca Juga :
- PT LAW Jadi Contoh Buruk Pemberdayaan, Cegah Konflik Antar Pengusaha Lokal
- SATGAS LAT Minta KAPOLRI Tindak Tegas Dugaan Pertambangan Nikel Nakal di Sultra
- PIRA Sultra Kehilangan Sosok Ibu: Fenni Anggarainy Natakusuma – Saya Bersaksi Dessy Indah Rachmat Orang Baik
- Dekan FEB Unusia Pimpin Kolaborasi Internasional Terbitkan Riset Akuntansi Ekologi Syariah di Jurnal Q1 JURIS
- Hj Rujuwati Harun Nyatakan Siap Maju Sebagai Ketua KKSS Kota Kendari 2026-2030
- KNPI Sultra Desak Kejagung dan Satgas PKH Transparan Soal Denda Administratif Perusahaan Nikel PT TMS di Kabaena Bombana
“Tapi airnya sudah perlahan surut. Kami sudah menempatkan anggota BPBD di lokasi. Warga yang terkena banjir juga sudah mendapatkan bantuan sembako dari Dinsos. Kita tetap himbau warga untuk terus waspada, jangan sampai turun lagi hujan dengan intensitas tinggi,” ujarnya. (A)











