Reporter : Erwino
Editor : Wiwid Abid Abadi
RAHA – Sebanyak 441 warga Kabupaten Muna Barat (Mubar) pindah ke Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra). Data tersebut berdasarkan catatan dari Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Muna sejak Oktober 2018 hingga Juli 2019.
Dari sekian banyak warga Mubar yang pindah ke Muna, sebagian besar dari mereka berprofesi sebagai tenaga honorer, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemda Muna Barat.
Kabar kepindahan warga Mubar ke Muna juga sempat membuat Bupati Muna, LM Rusman Emba, kaget. Untuk memastikan hal itu, mantan senator DPD RI itu langsung memeriksa ke Kantor Disdukcapil Muna pada Senin (5/8/2019).
Usai melakukan pemeriksaan, Rusman mengatakan, jika para tenaga honorer dan abdi negara di Bumi Laworo itu memilih pindah ke Muna akibat dipecat, dimutasi dan diintimidasi.
BACA JUGA :
- Bukan Razia, Bukan Penindakan, Fenomena Polri di Jalan di Sultra: Kapolda Atur Lalin, Wakapolda Apel di SMA, Kapolres Konawe Sebrangkan Siswa
- Gerebek Tengah Malam Buta! Polres Konawe & BNNK Sikat Sarang Narkoba di Uepai, 57 Paket Sabu 31 Gram Diamankan, Bandar Kabur.
- Gatur Lalin Kapolres Konawe, Pastikan Keselamatan Anak Sekolah dan Masyarakat
- Gubernur LIRA Sultra Salut Kapolda Himawan Mau Turun ke Jalan! Harap Kapolres Ikuti Jejaknya
- Jenderal Bintang Satu Masuk Sekolah, Wakapolda Sultra Pimpin Apel di SMAN 1 Kendari, Wanti-wanti Siswa : Jangan Coba-coba Narkoba dan Stop Bullying!
- Kapolda Sultra Turun Atur Lalu Lintas di Kendari, Bagikan Helm Gratis dan Edukasi Keselamatan
“Perpindahan mereka tidak ada kaitannya dengan politik. Mereka ingin mencari kenyamanan. Kebanyakan karena dipecat dan diintimidasi,” kata Rusman kepada wartawan.
Namun, Rusman malah bersyukur pindahnya beberapa warga Mubar itu ke Muna. Dengan begitu, lanjut Rusman, pemerintah pusat akan memberi perhatian khusus bagi Pemkab Muna melalui peningkatan kucuran Dana Alokasi Umum (DAU).
“Semakin banyak yang pindah, malah semakin baik,” timpalnya. (A).









