Reporter : Mumun
Editor : Taya
WANGGUDU – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sudah mencapai kategori daerah Universal Health Coverege (UHC).
Kategori UHC diberikan bagi daerah yang tingkat penduduknya sudah 96 persen masyarakatnya memiliki kartu BPJS atau nyaris seluruhnya sudah terjamin kesehatannya.
Kepala BPJS Kesehatan Konut Zulkifli mengatakan, atas pencapaian Bumi Oheo pada kategori UHC, maka berdasarkan kebijakan pusat, Konut dapat mencetak kartu BPJS sendiri untuk masyarakat.
BACA JUGA :
- Mahasiswa UHO Kembangkan KOHALOCK, Transformasikan Budaya Kohanu untuk Cegah Korupsi Dana Desa
- Berakhir Masa Jabatan Komisi Informasi Sultra, Yustin Tak Berani Komentari Keterbukaan Informasi Satgas PKH yang Libatkan Istri Gubernur ASR
- INFORMA Kendari di “Serbu” Promo Furnitur dan Elektronik Mulai Rp900 Ribu
- SERBU 9.9 INFORMA Cuma 5 Hari, Furnitur dan Aksesori Stylish Harga Spesial
- Polda Sultra Persoalkan IUP PT Citra Silika Malawa, Pelapor Soroti Perbedaan Luasan 20 dan 475 Hektare
- GERAK-SULTRA Minta Dirut PT Tiran Tegas, Humas Jangan Jadi Satu-Satunya Corong Soal Sanksi Satgas PKH
“Sesuai kebijakan pusat bisa diberikan sistem percetakan open member, artinya hari itu mendaftar hari itu juga dicetakan apalagi cuman hilang atau rusak kartunya,” katanya, Rabu (24/7/2019).
Menurut Zulkifli, yang kadang menjadi kendala dalam percetakan kartu BPJS adalah misalnya bayi yang baru lahir, karena kadang didalam kandungan sampai lahir belum mengantongi kartu BPJS.
“Kan masih dikandungan. Kemudian anak pegawai dan ternyata sudah tidak ditanggung. Karyawan yang keluar dari perusahaan tapi belum dilaporkan. Kalau masyarakat lain, begitu terdata yang penting ada NIK nya langsung kita buatkan kartu BPJS nya,” ujarnya.
Untuk masyarakat Konut yang menjadi korban banjir dan kartu BPJS nya hilang, kata Zulkifli, pihaknya mempersilahkan untuk mengkonfirmasi kehilangannya dan langsung dicetakan kartunya. (A)











