Reporter : Erlin.
Editor : Kang Upi
LAEYA – Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menyambangi SMAN 3 Konsel, Jumat (20/9/2019). Kunjungan ini merupakan bagian dari program ‘Bawaslu goes to school’.
Ketua Bawaslu Konsel Hasni, menjelaskan ‘Bawaslu goes to school’ menyasar milenial khususnya pelajar kelas 12 SMA, untuk mengajak para pemilih pemula atau juga disebut pemilih milenial menjadi pengawas partisipatif Pemilu.
Melalui program ini, kata Hasni, pihaknya memberikan wawasan bagi pemilih pemula tentang kelembagaan Bawaslu serta pemahaman masalah peraturan Pemilu.
Baca Juga:
- Sidang Bongkar Transaksi 15.540 WMT Ore Nikel Ilegal di Kolut, GEMARI Sultra: Minta Polda, Kejati Usut Tuntas Hingga Dalangnya
- Kapolda Sultra Terpilih Aklamasi Pimpin Perbakin, Bidik Prestasi Nasional
- GERAK Sultra Desak Kejati Bongkar Kerugian Negara Rp 233 Miliar Korupsi Tambang PT AMIN, Jangan Berhenti di 9 Tersangka
- Peringati HUT ke-30, Polda Sultra Gelar Doa Bersama Hadirkan Ustadz Das’ad Latif
- Polres Kolaka Raih Penghargaan Kompolnas Awards 2026
- Mantan Caleg DPR RI Dapil Sultra Ditangkap Polda, Diduga Tipu Rp50 Juta Pakai Fortuner Rental
“Dengan begitu, mereka dapat memahami apa saja yang melanggar aturan maupun tidak. Harapan kami, mereka juga bisa ikut mengawasi jalannya pemilu ini,” kata Hasni.
Hasni menambahkan, pemikiran dan sikap kritis siswa diharapkan untuk membantu Bawaslu mengawasi pesta demokrasi. Hasni berharap, siswa tidak hanya menjadi pengawas partisipatif Pemilu, tapi juga berani melaporkan bila terjadi kecurangan.
“Mereka juga diharapkan menolak dan tidak menerima adanya politik uang dan berani melaporkan bila terjadi kecurangan,” pungkasnya. /B
