Reporter : Erlin.
Editor : Kang Upi
LAEYA – Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menyambangi SMAN 3 Konsel, Jumat (20/9/2019). Kunjungan ini merupakan bagian dari program ‘Bawaslu goes to school’.
Ketua Bawaslu Konsel Hasni, menjelaskan ‘Bawaslu goes to school’ menyasar milenial khususnya pelajar kelas 12 SMA, untuk mengajak para pemilih pemula atau juga disebut pemilih milenial menjadi pengawas partisipatif Pemilu.
Melalui program ini, kata Hasni, pihaknya memberikan wawasan bagi pemilih pemula tentang kelembagaan Bawaslu serta pemahaman masalah peraturan Pemilu.
Baca Juga:
- Bidpropam Polda Sultra Sidak ke Personel, Pastikan Bebas Vape dan Judi Online
- Kapolda Sultra Rangkul Komunitas Ojol, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas dan Berantas Kejahatan Jalanan
- Bukan Makar, Yusril Bongkar Pasal yang Jerat Listyo Sigit, Cuma UU Penyadapan dan ITE
- Tak Terhalang Jarak, Kapolres Konsel Sambangi Desa Terpencil Labokeo, Serap Aspirasi dan Keluhan Warga
- Mantan Kapolri Listyo Sigit Cs Dijebloskan ke Rutan Mabes Polri Usai Ditetapkan Tersangka Operasi Sadap Ilegal Presiden Prabowo
- Polri Tetapkan Mantan Kapolri Listyo Sigit Tersangka – Sadap Presiden, Pejabat, hingga Media
“Dengan begitu, mereka dapat memahami apa saja yang melanggar aturan maupun tidak. Harapan kami, mereka juga bisa ikut mengawasi jalannya pemilu ini,” kata Hasni.
Hasni menambahkan, pemikiran dan sikap kritis siswa diharapkan untuk membantu Bawaslu mengawasi pesta demokrasi. Hasni berharap, siswa tidak hanya menjadi pengawas partisipatif Pemilu, tapi juga berani melaporkan bila terjadi kecurangan.
“Mereka juga diharapkan menolak dan tidak menerima adanya politik uang dan berani melaporkan bila terjadi kecurangan,” pungkasnya. /B
