Reporter: Safrudin Darma
BURANGA – Samsul Irawan, pemilik akun facebook bernama Samsul Dhayo telah dilaporkan ke polisi oleh Ketua PAC PDIP Kecamatan Wakorumba Kabupaten Butur, Nasrun, atas tudingan pelanggaran UU ITE.
Pelaporan tersebut dikarenakan Samsul Irawan melalui akun facebooknya, melakukan penghinaan atas Nasrun dengan menuliskan kata ‘anjing’ di kolom komentarnya.
Dalam unggahannya tersebut, Samsul menuliskan kata-kata yang kurang pantas itu dengan menautkan akun facebook bernama Nasrun Wakorumba, milik Nasrun.
Terkait pelaporan dirinya ini, Samsul menungkapkan jika dirinya tidak akan menghina jika tidak terlebih dahulu, dirinya dihina oleh Nasrun.
“Tidak akan terjadi hinaan, kalau saudara Nasrun tidak mendahului saya,” kata Samsul, saat ditemui mediakendari.com, Selasa (30/7/2019).
BACA JUGA :
- Berakhir Masa Jabatan Komisi Informasi Sultra, Yustin Tak Berani Komentari Keterbukaan Informasi Satgas PKH yang Libatkan Istri Gubernur ASR
- GERAK-SULTRA Minta Dirut PT Tiran Tegas, Humas Jangan Jadi Satu-Satunya Corong Soal Sanksi Satgas PKH
- Kejati Sultra Akui Geledah Rumah Direktur PT WNN Hasil Tambang Nikel di Kolaka, LMP Desak Bongkar Hasil Penyitaan
- Kejati Sultra Turun Tangan, Aset Pemprov yang Bermasalah Mulai Ditelusuri
- Strategi Penanganan Hukum di Pengadilan, Ketua Pengadilan Tinggi Sultra Tekankan Checks and Balances Hak Masyarakat
- Kajati Sultra Tanggapi Kapolda soal Kapal Azimat: Jangan Hanya Kejar Perkara, Negara dan Korban Harus Dapat Manfaat
Menurutnya, dirinya merasa terhina dengan pernyataan Nasrun yang menuliskan kata ‘Paham kamu’ saat dirinya dan Nasrun saling berbalas komentar.
“Kita ini bukan lagi anak-anak, saling menghargai itu penting. Dia saja marah, apa lagi saya. Saya kira dia memiliki pendidikan tinggi, seharusnya bisa menempatkan bahasa itu yang baguslah,” tegasnya.
Menurutnya, atas panggilan dari Polda Sultra, dirinya siap untuk hadir guna memberikan klarifikasi atas pernyataannya itu. Samsul juga menegaskan, dirinya tidak segan-segan untuk melaporkan balik Nasrun ke polisi.
“Saya juga punya alasan kenapa saya katakan seperti itu. Adapun masalah ini ada panggilan dari Polda untuk klarifikasi mengenai kasus maka saya siap, saya bisa saja melaporkan Nasrun dengan kalimat yang dilontarkan yang tidak baik kepada saya,” tutupnya.
Diskusi yang berujung pelaporan polisi itu sendiri terjadi di grup facebook Butur Perubahan, yang membahas penghapusan foto baleho dan video Calon Bupati Butur Ridwan Zakaria. Namun diskusi yang awalnya berjalan kondusif ini menjadi panas seiring banyaknya akun yang turut berkomentar. (A)











