Reporter : Hendrik B
Editor : Def
KENDARI – Sebanyak 1.287 personel gabungan dari unsur TNI-Polri siap diterjunkan untuk mengamankan pelaksanaan Pemlihan Umum (Pemilu) serentak yang digelar pada 17 April 2019 mendatang.
Kapolres Kendari, AKBP Jemi Junaidi mengatakan, pihaknya sudah siap keseluruhan untuk mengamankan tempat pemungutan suara (TPS) khususnya di wilayah Polres Kendari.
Baca Juga :
- HPN, Eks Ketua GMNI Kendari: Pers Penyangga Demokrasi dan Mitra Strategis
- Solid Tanpa Celah, Golkar Bombana Percaya Heryanto Pimpin Periode Berikutnya
- PADI Sultra Resmi Kantongi SKT Kesbangpol, Langkah Awal Menuju Peserta Pemilu 2029
- PAW Ketua DPRD Sultra Dipersoalkan, Rasmin Jaya: Ada Kepentingan Terselubung!
- Wali Kota Kendari Dapat Apresiasi Langsung dari Ketua Umum Golkar di Musda XI Sultra
- Kader Gerindra Konawe Protes Penetapan PAW, KPU Dinilai Abaikan Aturan Pemilu
“Kami siapkan personil di wilayah Polres Kendari sebanyak 866 personil, namun wilayah hukum Polres Kendari menangani empat Kabupaten/Kota yaitu Kota Kendari, Konawe, Konawe Kepulauan (Konkep), dan Konawe Selatan (Konsel) sehingga kami membutuhkan backup pengamanan dari personil Polda Sultra dan Kodim,” ucap Jemi kepada Mediakendari.com saat ditemui di ruangan kerjanya, Kamis (21/03/2019).
Dikatakannya, pihaknya meminta bantuan pengamanan Polda Sultra sebanyak 391 personil, terdiri dari personil Polda Sultra sebanyak 260 personil, Brimob sebanyak 100 personil, dan Dalmas sebanyak 31 personil, sedangkan Kodim sebanyak 30 personil.
“Untuk penempatan setiap TPS sendiri dilihat dengan tingkat kerawanannya. Kalau area yang tidak rawan, kami siapkan satu personil untuk membawahi 4 TPS, karena setiap TPS memiliki Linmas, sementara untuk area rawan dijaga satu personil setiap TPS, sedangkan area sangat rawan dijaga dua personil setiap TPS-nya,” urai mantan Kapolres Konawe itu.
Untuk melihat dimana letak area titik rawannya, lanjutnya, yaitu melihat kondisi lingkungannya, apakah sering terjadinya tindak pidana, kemudian dilihat dari letak geografis, dan apakah di pemilu sebelumnya pernah terjadi konflik di TPS tersebut.
“Jadi Polres Kendari sendiri menangani sebanyak 1.301 TPS, terdiri dari Kota Kendari sebanyak 972 TPS, Konkep sebanyak 130 TPS, Konawe sebanyak 47 TPS dari dua Kecamatan yaitu Soropia dan Lalonggasumeeto, sementara untuk Konsel sebanyak 152 TPS terdiri dari empat Kecamatan yakni Ranomeeto, Ranomeeto Barat, Konda, dan Wolasi,” jelasnya.
Baca Juga :
- Polda Sultra Gelar Rakor Lintas Sektoral Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1447 H
- Berangkat ke Kampus, Mahasiswi IAIN Kendari Dilaporkan Hilang
- Polda Sultra Musnahkan 6,2 Kg Sabu dan 958 Gram Ganja
- Jelang Idulfitri, Gubernur Sultra Turun Langsung Pantau Harga dan Distribusi Pangan
- Satu Tahun Pimpin Kendari, Siska–Sudirman Paparkan Capaian Pembangunan
- IMM Kota Kendari Gelar Aksi di Polda Sultra, Desak Evaluasi Kapolres Bombana
Mantan Kapolsek Unaaha berharap kepada masyarakat agar dalam melaksanakan pelaksaan demokrasi ini digelar dengan baik, benar, aman, damai, dan sejuk, walaupun berbeda beda pilihan tetapi semua masih sodara.
“Marilah kita jaga keutuhan NKRI khususnya keamanan Kota Kendari,” imbaunya. (A)











