Reporter : Ardilan
Editor : Kang Upi
BAUBAU – Ratusan mahasiswa dari sejumlah kampus di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) mendatangi Kantor DPRD Kota Baubau untuk menyuarakan penolakan RUU, Kamis (26/9/2019).
Sayangnya, aksi ke kantor dewan tersebut berujung kekecewaan, karena tidak satupun anggota dewa Kota Baubau itu mau menerima aspirasi, malahan mereka “kabur” entah kemana.
Kecewa karena tidak menemukan satu orang pun wakil rakyat di Kantor DPRD Kota Baubau, masa yang marah pun akhirnya melampiaskan emosinya pada fasilitas gedung yang terletak di jalan Hakab Dayanu Ikhsanuddin Kelurahan Bukti Wolio Indah tersebut.
Baca Juga:
- Berhasil Kurangi Pengangguran, Lima Daerah di Sultra Raih Penghargaan dari Kemendagri
- Kolaka Terima Dua Penghargaan, Mendagri: Kalau Yang Lain Belum Dapat Saya Minta Maaf
- LPS Pastikan Dana Masyarakat Tetap Aman, Bunga Penjaminan Tak Berubah
- Polda Sultra Salurkan Ribuan Kupon Kurban, Wujud Kepedulian Sosial dan Pengabdian Polri untuk Masyarakat
- Kapolda Sultra dan Masyarakat Laksanakan Salat Idul adha di Lapangan Presisi Polda Sultra
- Kapolda Sultra Pimpin Sertijab Wakapolda, Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K Resmi Bertugas di Polda Sultra.
Aset Kantor DPRD pun menjadi sasaran amuk massa aksi seperti, kaca jendela ruang rapat hingga dalam ruangan pimpinan Dewan. Tidak hanya itu saja, masa aksi juga membakar kursi dihalaman gedung.
“Kami menantang anggota DPRD Baubau untuk berdialog dengan kami. Tunjukan kedewasaan kalian wahai wakil rakyat dengan berani menemui kami,” teriak salah satu orator wanita.
“Kita akan kembali turun aksi pada tanggal 01 Oktober pada hari kesaktian Pancasila nanti, tepatnya dipelantikan anggota DPRD yang baru terpilih,” tambah salah seorang orator aksi sebelum meninggalkan kantor DPRD Baubau.
Pantauan Mediakendari.com, pihak Kepolisian mengawal ketat jalannya aksi. Saat berita ini ditayangkan massa aksi telah meninggalkan kantor DPRD Kota Baubau. /A











