Reporter: Taswin Tahang
Editor: Taya
KENDARI – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari akan melakukan pengawasan yang ketat kepada mahasiswa yang sedang menempuh kuliah di IAIN Kendari guna mencegah paham radikalisme masuk ke wilayah kampus.
Wakil Rektor III IAIN Kendari, H. Herman mengatakan akan melakukan pengawasan yang ketat terhadap kegiatan mahasiswa IAIN Kendari.
“Kami akan lakukan pengawasan, kepada aktivitas mahasiswa terutama para mahasiswa baru yang masuk dalam suatu kelompok dan melakukan kajian-kajian yang dapat merusak tatanan institusi,”katanya saat ditemui di ruangannya, Senin (4/11/2019).
BACA JUGA:
- Sambut Akhir Tahun, Desa Kondongia Siapkan Wakila Festival sebagai Motor Ekonomi Baru
- Dispar Sultra Dukung Penuh Pelestarian Gua Soronga, Situs Unik dengan Peti Kayu Purba
- Dispar Sultra Catat Ledakan Wisata Kuliner, Kendari Dominasi 28 Persen Pergerakan Wisatawan Nusantara
Ia juga mengatakan mahasiswa yang terbukti menganut paham radikalisme akan dilakukan pembinaan. Jika tidak bisa, maka akan dikenakan sanksi yang berat sesuai dengan kode etik yang berlaku.
Herman berharap lembaga pendidikan Islam di Sulawesi Tenggara (Sultra) ini bisa menjadi wadah pengembangan Islam.
“Saya juga berharap agar seluruh stekholder bisa membantu dalam pencegahan paham radikalisme,” katanya. (A)











