oleh

Arsjad Rasjid Bersama Anton Timbang Berikan Bantuan kepada Puluhan Anak Yatim di Kendari

 

Reporter: Hardiyanto

KENDARI – Bakal Calon Ketua Umum (Ketum) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Arsjad Rasjid didampingi Ketua Kadin Sulawesi Tenggara (Sultra), Anton Timbang menyambangi dan memberikan sejumlah bantuan ke Panti Asuhan Shabri pada Minggu, 9 Mei 2021.

Dalam kunjungan tersebut, Arsjad Rasjid mengaku ingin menjalin tali silaturahmi dengan seluruh anggota yang berada di Sulawesi Tenggara.

“Tujuan kunker kali ini adalah untuk menjalin silaturahmi dengan anggota Kadin Sultra. Namun sebelum melakukan pertemuan, kami berkesempatan menyambangi panti asuhan Shabri ini untuk memberikan sedikit bantuan,” ujar Arsjad Rasjid.

Dalam momen tersebut, ia mengaku bersama Anton Timbang memberikan sejumlah bantuan berupa dana untuk membatu santri anak yatim yang berada di Panti Asuhan Shabri.

“Kami memberi bantuan bagi 70 anak yatim yang berada di sini untuk biaya sekolah dan kebutuhan lain. Selain itu saya akan berkoordinasi bersama Kadin Sultra untuk memperbaiki musala yang berada di panti ini,” jelasnya.

Wakil Ketua Umum Bagian Pembangunan Kadin Indonesia itu juga berharap agar di pemilihan Ketua Umum Kadin Indonesia mendatang, dirinya mendapat dukungan penuh dari Kadin Sultra.

“Harapan saya buat pemilihan ini, menjadi ajang pemilihan yang sehat, aman dan adil, siapapun yang menang itu membawa satu kesatuan untuk Kadin Indonesia kedepan, karena yang kita inginkan semua adalah kadin yang lebih baik, lebih kuat, dan lebih sukses kedepan,” pungkasnya

Menanggapi hal tersebut, Ketua Kadin Sultra Anton Timbang mengatakan, pihaknya akan melakukan pleno untuk menentukan kiblat dari Kadin yang ia nakhodai.

“Insya allah besok kami akan melakukan pleno pengurus harian untuk menentukan calon ketua umum Indonesia Kadin usungan dari Kadin Sultra. Jadi setelah pleno besok baru bisa kami putuskan siapa yang akan kami usung,” tuturnya.

Menurut Ketua IMI Sulawesi Tenggara itu juga, Arsjad merupakan salah satu contoh yang dapat ditiru dan dijadikan teladan di dalam kehidupan.

“Seperti yang saya katakan kepada teman-teman, ini adalah suatu pembelajaran untuk saya, beliau yang sudah sukses, memiliki jiwa yang rendah hati, ini yang harus dicontoh bagi saya dan teman-teman Kadin di Sultra,” tutupnya. (C)

Terkini