Laporan : Jaspin
Editor : Kang Upi
UNAAHA – Sebanyak 500 Kepala Keluarga (KK) dari Desa Anggopiu, dan Desa Puuroda Jaya, Kecamatan Ueepai terpaksa menggungsi ke Rumah Jabatan (Rujab), Bupati Konawe, sejak Sabtu (8/6/2019) lalu.
Kasat Provos Polisi Pamong Praja (Pol PP) Darma mengatakan. sejak Minggu (10/6/2019) malam lalu, jumlah penggungsi dari dua desa tersebut semakin bertambah hingga 500 KK pada pukul 03:30 dini hari.
“Yang jelas Minggu subuh, jumlah penggungsi di Rujab Bupati terus bertambah. Untungnya rujab bupati ini luas dan posisinya tinggi. Bahkan tenda yang sudah terpasang pada saat open house idul fitri beruntung belum dilepas,” Kata Darma kepada mediakendari.com Selasa (11/6/2019).
Baca Juga :
- Kontrak Jembatan Sambandete Segera Berakhir, Progres Belum 50 Persen, IMPH Desak Dirjen Bina Marga Bertindak Tegas
- MEK TV Berikan Sertifikat Penghargaan kepada Dua Jaksa Kejari Konawe
- GERAK Sultra Sebut Kadis Kominfo dan Pariwisata “Plasback ke Belakang saat Debat Kandidat Calon Gubernur”, Disitu Keterlibatan Gubernur ASR dalam Pusaran PT TMS
- Pengacara Andre Dermawan Soroti Klarifikasi Kadis Kominfo Sultra soal PT TMS: Seperti Humas Perusahaan
- Kasi Pidum Kejari Konawe Ajak Tahanan Salat Berjamaah, Ingatkan Dampak Perbuatan terhadap Keluarga
- Humas PT Tiran Enggan Klarifikasi Sanksi Satgas PKH, GERAK Sultra Minta Menteri Amran Evaluasi Kinerja Lapili
Untuk tempat tidur para penggungsi, kata Darma, mereka memenuhi ruas lantai disekeliling teras rujab bupati. Selain itu, ada juga sebahgian melantai dibawah tenda menggunakan karpet.
“Untuk makanan dan obat-obatan juga sudah disiapkan. Petugas medis juga sudah memdirikan posko di rujab bupati ini,” tutur Darma. (A)











