Reporter : Mumun
Editor : Taya
WANGGUDU – Banjir yang merendam Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) kini airnya surut. Namun masih meninggalkan pekerjaan bagi warga yang rumahnya terendam, salah satunya di Desa Labungga, Kecamatan Andowia.
Warga kini mulai disibukkan membersihkan lumpur setinggi lutut orang dewasa akibat banjir.Pantauan awak media ini, barang-barang warga terlihat sengaja disimpan di trotoar jalan, mulai dari kursi sudut, kasur, lemari es dan bahkan ada kendaraan roda dua yang diparkir.
Salah seorang warga yang ditemui saat membersihkan lumpur, Yusliatin mengatakan banjir telah berlalu namun menyisakan lumpur di dalam rumah yang menurutnya sulit untuk dibersihkan secara manual.
“Air sudah tidak ada, tapi lumpur di dalam rumah kasian tinggi sekali rata dengan lututnya orang dewasa,” kata Yusliatin, Selasa (18/6/2019).
Baca Juga :
- Polda Sultra Musnahkan 5,4 Kilogram Narkotika, Selamatkan Lebih dari 54 Ribu Jiwa dari Ancaman Penyalahgunaan
- Perdana Masuk Kantor sebagai Plt Kepala DPMD Konawe, Aswar Rasak Tuntaskan Polemik 4 Kades yang Lulus PPPK
- Penggunaan Bahasa Tolaki di Bandara Haluoleo, Ketua DPP LAT Lukman Abunawas: Langkah Pelestarian Budaya
- Tunjukan Komitmennya Kawal Hak Masyarakat Adat, SATGAS Kedaulatan Sumber Daya DPP LAT Sultra Surati PT SCM Routa
- Raih Juara I Pemilihan Nona Indonesia Sultra, Lagi, Maliqa Aurora Janiqa akan Wakili Sultra Ke Tingkat Nasional pada Pemilihan NONA Indonesia
- Usai Sertijab, Kapolres Konawe AKBP Edi Raharjono akan Perkuat Sinergi dengan Masyarakat
Saat ini rumah yang sedang dibersihkannya dari lumpur ternyata milik adiknya yang tidak lain adalah Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Konut, Djasmiddin.
“Kita pusing kasian ini. Baru ini adikku saya hubungi nda pusingmi, soalnya kasian dia sibuk urus warga yang kebanjiran. Begitumi kasian dia, urusan warga lebih penting dari pada urusan pribadinya. Padahal rumahnya juga kasian kebanjiran, air sampai di atap rumahnya,” ujarnya bercerita sambil meneteskan air mata.
“Ini kasian lumpur kita mau bersihkan harus gunakan pi mobil tangki air untuk menyomprotnya, soal nda ada tempatnya ini keluar lumpur dari dalam rumah. Alternatif terakhir kita bobol tembok rumah supaya lumpur bisa keluar,” lanjutnya sambil termenung.(b)











