Reporter: Hendrik. B
Editor : Kang Upi
KENDARI – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil menggagalkan transaksi narkotika jenis sabu di Jalan Pasar Panjang Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua Wua, Kota Kendari pada Selasa (12/03/2019).
Baca Juga :
- Ditemukan Bersama Motornya, Pria Tewas di Kolong Jembatan
- Tragedi Laka Lantas di Kendari, Anak Perempuan Tewas Tertabrak Kendaraan Misterius
- Kasus Dugaan Pelecehan di Ponpes Darul Mukhlasin, Pimpinan: Saya Siap Diproses Hukum
- Dua Truk Adu Banteng di Jalan Poros Kendari – Andoolo, Sopir Alami Luka
- Insiden Makanan MBG: Kepala SPPG Tonggauna Utara, Minta Maaf dan Berkomitmen Akan Meningkatkan Kualitas Makanan
- Detik-Detik Dramatis di Laut Tobaku, Polisi Datang Saat Harapan Hampir Padam
Tidak hanya menggagalkan transaksi, BNNP juga berhasil mengamankan satu orang pria berinisial SD (24) yang diduga akan bertransaksi narkotika. Dari tangan pelaku, diamankan sabu seberat 15,83 gram.
Kepala BNNP Sultra, Brigjen Pol Imron Korry mengatakan, penangkapan tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat. Dari informasi tersebut, pihaknya mengarahkan Tim Pemberantasan BNNP Sultra untuk turun ke lapangan dan memastikan transaksi tersebut.
“Dilapangan, kami melihat seorang pria yang di curigai akan mengambil narkotika jenis sabu di dalam lorong. Saat itu, tim pemberantasan BNNP Sultra segera mengamankan pelaku dan mengintrogasi serta penggeledahan,” ungkap Imron saat menggelar pers rilis di Kantor BNNP Sultra, Senin (18/03/2019).
Dari penggeledahan terhadap pelaku, diamankan barang bukti berupa tiga bungkus plastik bening berisi kristal warna putih yang diduga sabu dengan berat brutto 15,83 Gram, sebuah pembungkus rokok samporna, tiga buah kertas pembungkus sabu, dan satu unit handpone.
Baca Juga :
- Informa Kendari Hadirkan Promo Imlek dan Ramadhan, Cashback Hingga Rp1,8 Juta
- Operasi Keselamatan 2026, Satgas Gakkum Dirlantas Polda Sultra Berikan Teguran Humanis di Kendari
- Pemprov Sultra Layangkan Undangan Kedua untuk Nur Alam dalam Mediasi Konflik Yayasan Unsultra
- HPN, Eks Ketua GMNI Kendari: Pers Penyangga Demokrasi dan Mitra Strategis
- Terlibat Mafia Ore Nikel, Eks Kepala KUPP Kolaka Divonis 5 Tahun Penjara
- Kapolda Sultra Pimpin Patroli Laut, Amankan Pelabuhan dan Wisata Jelang Ramadan
“Modus pelaku menerima narkotika jenis sabu tersebut dengan cara sistim tempel dan rencananya akan diedarkan kembali oleh pelaku,” terangnya.
Pelaku dijerat Pasal 114 ayat 2 subs Pasal 112 ayat 2 dan atau Pasal 127 ayat 1 huruf a Undang undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara hingga terancam pidana hukuman mati. (A)











