Reporter: Hendrik B
Editor : Kang Upi
KENDARI – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara (Sultra) memusnahkan barang bukti 1,072 Kg narkotika jenis sabu, di Halaman BNNP Sultra, Senin (08/04/2019).
Sabu tersebut diamankan dari tersangka berinisial HPS di Pelabuhan Ferry Kolaka, Jalan Pancasila Kompleks ASDP, Kelurahan Latambaga, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, Jumat (15/03/2019) lalu.
Sebelum dimusnahkan, barang bukti tersebut di uji menggunakan alat Narkotes oleh petugas BNNP Sultra. Hasilnya, barang haram tersebut positif mengandung metampetamin yang termasuk narkotika golongan I.
Kepala BNNP Sultra, Brigjen Pol Imbron Korry mengatakan, barang bukti sabu yang dimusnahkan seberat 1,072 Kg. Dari jumlah tersebut, BNNP menyisakan 10 Gram untuk penyidikan, dan barang bukti di pengadilan.
“Jadi sisanya digunakan untuk penyelidikan, pengujian, dan penyerahan di Kejaksaan Tinggi,” ucap Imbron usai pemusnaan barang bukti di Halaman BNNP Sultra, Senin (08/04/2019).
Baca Juga :
- Daftar Perusahaan Tambang Masuk Daftar Sanksi Administratif RP80,19 TRILIUN, ANTAM Terbesar, Perusahaan Istri Gubernur Sultra ASR urutan ke 10
- GERAK – SULTRA : Jangan Hanya Sanksi Administrasi Saja Yang Kena Istri Gubernur Sultra ASR, KPK RI Kejar Pidana Pembongkaran Hutan Lindung Tambang Nikel di Pulau Kabaena Dan Aliran Dana
- Gerak Sultra Desak KPK RI Ambil Alih Penanganan Kasus PKH PT TMS, Diduga Gubernur Sultra ASR Cuci Tanggan ke Istrinya, Diminta Telusuri Pengembalian Sanksi Rp500 M dari 2 Triliun
- Gandeng Kejati Sultra, Gubernur Percepat Pengamanan Aset Daerah dan Tata Kelola SDA
- GERAK SULTRA Apresiasi Rencana Kejati Sultra Cek dan Verifikasi Tambang Nikel di Pulau-Pulau, Termasuk Pasca Tambang Milik Istri Gubernur Sultra ASR Juga
- Kejati Sultra Soroti Tambang Pulau Pulau, Sugeng: Kita Cek dan Verifikasi
Untuk penangkapan tersangka HPS, kata Imbron, dilakukan setelah BNNP Sultra mendapatkan informasi bahwa ada transaksi narkotika jenis sabu yang akan menyeberang dari Pelabuhan Bajoe, Sulawesi Selatan (Sulsel) ke Pelabuhan Kolaka, Sultra.
“Kita akan menyelidiki terus keberadaan bandar dan menangkapnya, karena yang kita tangkap ini adalah kurir,” tutupnya. (A)











