Reporter: Mumun
Editor: Wiwid Abid Abadi
WANGGUDU – Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas, Kementerian Ketenagakerjaan RI, melalui Balai Peningkatan Produktivitas (BPP) Kendari menggelar pelatihan dan Achievement Motivation Training (AMT) di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (18/9/2019), di aula Konasara.
Kepala BPP Kendari, Andi Asriani Koke mengatakan, jika memiliki budaya produktif dan dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam berusaha, berorganisasi, niscaya Konawe Utara akan menjadi nomor satu secara nasional.
“Sebab, Konawe Utara memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah dibandingkan dengan daerah lain,” katanya.
BACA JUGA:
- Bersama Bupati, Kapolres Konut Pimpin Apel Siaga Kamtibmas Sambut Ramadan 1447 H
- Kapolsek Sawa Sambangi SMAN 1 Lembo, 400 Siswa Diingatkan Bahaya Narkoba dan Miras
- Pemkab Konawe Utara Tanggap Bencana, Serahkan Bantuan ke Warga Padalere Utama
- Polisi Masuk Sekolah, Edukasi Lalu Lintas untuk Generasi Muda Konawe Utara
- Respon Cepat di Tengah Patroli, Polres Konut Amankan Dugaan Kasus KDRT
- Polda Sultra Bongkar Penyalahgunaan LPG Subsidi, 136 Tabung Diamankan di Kolono Timur
Ditempat yang sama, Bupati Ruksamin mengharapkan, agar BPP secara langsung memberikan pendampingan kepada Pemerintah Konawe Utara, baik para pelaku usaha, masyarakat, maupun Aparatur Sipil Negara nya.
“Supaya kehidupan keseharian bisa lebih produktif, bermutu, dan bisa lebih berhasil. Kita ingin meningkatkan pertumbuhan ekonomi, meningkatkan nilai produksi usaha, maka harus di topang dengan SDM. Jangan sampai kita ingin berbuat tetapi ilmunya kita belum paham,” ujarnya.
Mantan Ketua DPRD Konut ini menambahkan, tantangan usaha yang sebenarnya bukan pada persaingan dengan sesama pengusaha, atau bukan sesama ASN, tetapi ada pada diri masing-masing.
“Maka dari itu saya menginginkan adanya pelatihan produktivitas ini agar masyarakat mampu mengembangkan produktivitas, kreativitas dan inovasi membangun usaha, membangun kemampuan diri dan membangun daerah ini (Konawe Utara),” harapnya. (C)











