Reporter : Hasrun
RUMBIA – Bupati Bombana, H.Tafdil meminta anggota Pramuka berperan aktif dalam penanganan bencana yang terjadi di daerah tersebut, termasuk juga bencana kebakaran hutan.
Hal itu ditegaskan Tafdil dalam peringatan Hari Pramuka ke-58 dengan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) yang terletak di Kelurahan Lameroro Kecamatan Rumbia.
Dalam sambutannya, H.Tafdil mengungkapan, ‘kegelapan’ umat manusia dalam memelihara lingkungan mengundang berbagai bencana seperti banjir, longsor serta kebakaran hutan dan lahan.
“Penanggulangan bencana yang tidak teroganisir dengan baik, akan menurunkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah,” kata Tafdil, di TMP Ameroro, Rabu (14/8/2019).
BACA JUGA :
- Mahasiswa KKA UM Kendari Buat Peta Administrasi Desa Anugerah
- GERAK SULTRA Apresiasi Rencana Kejati Sultra Cek dan Verifikasi Tambang Nikel di Pulau-Pulau, Termasuk Pasca Tambang Milik Istri Gubernur Sultra ASR Juga
- Kapal Angkut Bahan Kimia Terbakar di Laut Bombana, 2 Orang Tewas dan Sejumlah Korban Keracunan
- Siswa Kelas XII SMAN 15 Bombana Jalani Ujian Praktik dan Teori PAJ
- Jembatan Tampabulu Nyaris Tak Layak Dilalui, Pemkab Bombana Siapkan Perbaikan Darurat
- Jembatan Rusak di Poleang Utara Kembali Makan Korban, Warga Desak Perbaikan Permanen
Untuk itu, kata Tafdil, respon yang tepat terhadap bencana, menjadi kewajiban dan tanggung jawab setiap orang, termasuk diantaranya para anggota Pramuka.
“Karenanya, anggota Pramuka tidak boleh berpangku tangan setiap terjadi bencana. Tetapi mengambil peran bersama instansi terkait, melakukan pertolongan. Itu yang dibutuhkan,” tegasnya.
Ia berharap, setiap anggota Pramuka dapat menjadi ksatria yang sadar bencana. “Serta rela menolong dan rela berkorban ketika terjadi bencana juga sebagai gugus depan bangsa,” pungkasnya.
Tabur bunga di TMP Ameroro juga diikuti pengurus DKC Pramuka Bombana, Kapolres Bombana, Pimpinan OPD Pemda Bombana. (A)











