Reporter: Safrudin Darma
BURANGA – Dalam rangka optimalisasi mutu pendidikan, Bupati Buton Utara (Butur), Drs.H.Abu Hasan, M.Pd akan memberikan sanksi dan teguran keras bagi Kepala Sekolah (Kasek) yang kerap ‘bolos’ kerja.
“Saya akan berikan sanksi dan teguran keras kepala sekolah yang malas masuk sekolah. Bagaimana proses belajar-mengajar bisa berjalan dengan maksimal jika pimpinan sekolah itu enggan masuk sekolah,” ungkap Abu Hasan, Rabu (31/07/2019).
Abu Hasan mengaku telah menerima laporan dari masyarakat tentang kinerja Kasek yang malas dan sering keluar daerah serta tidak menjalankan tugasnya.
BACA JUGA :
- Pemprov Sultra Layangkan Undangan Kedua untuk Nur Alam dalam Mediasi Konflik Yayasan Unsultra
- SMA Unggul Garuda Resmi Dibuka di Sultra, Ini Syarat Masuknya
- Dari IAIN ke UIN Kendari: Sekadar Ganti Nama atau Lonjakan Mutu?
- Konsel Baca Buku, Babibu Community Hadirkan Ruang Literasi yang Inklusif
- Wakil Bupati Konawe Tekankan Pentingnya Pencegahan Narkoba untuk Masa Depan Generasi Emas
- Kunjungan Kerja Nopri Al Ikmansyah Korwil BGN Konawe: Dorong Peningkatan Operasional SPPG dan Pelayanan Kepada Masyarakat
Dikatakannya, salah satu Kases yang tengah dibidik untuk diberikan teguran adalah Kasek salah satu SD di Kecamatan Wakorumba Utara. Sayangnya, Abu Hasan tidak merinci alasan serta identitas Kasek maupun sekolah yang akan diberikan teguran itu.
Pemda Butur, lanjutnya, berupaya menciptakan dan menghasilkan siswa-siswi yang intelektual dan mampu bersaing hingga ke tingkat nasional, maupun internasional.
“Bagaimana semua itu akan terlaksana kalau pimpinannya atau kepala sekolahnya keluar daerah terus tanpa meminta izin,” tegasnya.
Mantan Karo Humas Pemprov Sultra ini juga menjelaskan, dirinya akan segera memanggil kepala Dinas Pendidikan, Drs.H.La Hidi untuk meninjau sekolah-sekolah yang kaseknya dilaporkan tidak menjalankan tugasnya. (A)











