Canangkan Penangkaran Bibit Sorgum, HIPTI dan Ana Wonua Pertanian Siap Pasarkan Hasil Petani di Sultra

NEWS362 dibaca

KENDARI, MEDIAKENDARI.COM – Himpunan Pengusaha Tolaki Indonesia (HIPTI) bersama Ana Wonua Pertanian melakukan penanaman perdana benih sorgum di Desa Matabubu Jaya, Kecamatan Lainea Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) pada Jumat, 16 Desember 2022.

Ketua PB HIPTI Sultra, Rusmin Abdul Gani menjelaskan, penanaman dan penangkaran benih Sorgum ini dilakukan untuk mempersiapkan ketahanan pangan menghadapi krisis global nantinya.

HIPTI bersama Anawonua menyiapkan 25 hektar area penangkaran, yang tersebar di Buton Selatan 1 hektar, Konawe 1 hektar dan Konawe Selatan 23 hektar.

“Ini bakal dikelola petani dan masyarakat setempat serta didampingi Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sulawesi Tenggara dalam proses pembudidayaanya,” ujar Rusmin, Jumat, 16 Desember 2022.

Baca Juga : Buser 77 Polresta Kendari Bekuk Maling Motor, Sudah Beraksi di Lima Tempat

Rusmin juga menuturkan, program ini merupakan bagian dari program pemerintah bekerjasama dengan Ana Wonua Pertanian untuk melaksanakan penanaman bibit.

Menurutnya, selain untuk mendukung program pemerintah, kedepannya hal ini juga untuk menyediakan kebutuhan bibit khususnya di Sultra bahkan Indonesia.

“Seperti yang kita ketahui Sultra sebagai daerah bidikan penangkar Sorgum, dan HIPTI melalui Ana Wonua Pertanian mendukung program pemerintah, kedepannya siap menyediakan bibit sorum,” tegas Rusmin.

Ia menambahkan, terkait pemasarannya kedepan, menurutnya hal itu tidak sulit, namun sorgum belum familiar saja di tengah masyarakat Sultra.

Sorgum ini sebenarnya adalah komoditas pangan pengganti beras, dan merupakan makanan sehat dengan karbohidrat rendah, tapi nilai ekonomisnya tinggi.

Baca Juga : Pj Sekda Sultra Pimpin Sidang Majelis Pertimbangan Kelitbangan

Selain sebagai bahan makanan, batang dan daunya juga bisa di olah menjadi gula cair dan pakan ternak.

“Sehingga mengenai pemasaran kami dari HIPTI dan Ana Wonua Pertanian siap membackup dan siap menjadi uptakernya,” beber Rusmin.

Dirinya berharap, hal ini bisa merangsang dan meyakinkan petani dan masyarakat untuk mau berbudidaya sorgum ini, karena budidaya sorgum ini sangat ekonomis, sebab, untuk satu kali masa tanam, bisa empat kali panen.

“Demikian halnya juga dari kalangan pengusaha diharap lebih banyak lagi yang budidaya sorgum, sehingga nantinya kita akan menyiapkan industri pengolahannya,” pungkasnya.

Reporter: Sardin.D

Facebook : Mediakendari